Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus tancap gas membuktikan komitmennya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu langkah nyatanya adalah lewat gebrakan pelayanan kesehatan gratis, pengobatan massal, hingga aksi donor darah bagi warga di Jayapura.
Langkah ini bukan sekadar program rutin, melainkan bukti hadirnya negara untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses layanan medis yang merata, inklusif, dan jempolan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, menggarisbawahi bahwa mendongkrak kualitas kesehatan warga adalah fondasi mutlak dalam agenda pembangunan nasional saat ini.
"Pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu fokus dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk melalui peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat," kata Wamendagri dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Menurutnya, layanan medis yang gampang diakses dan berkualitas adalah kunci utama untuk melahirkan SDM yang tak hanya sehat, tapi juga unggul, produktif, dan siap adu mekanik di berbagai sektor masa depan.
“Pengobatan massal ini memberikan akses kesehatan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana deteksi dini berbagai penyakit,” ungkapnya.
Lewat aksi jemput bola ini, pemerintah ingin memangkas ketimpangan akses medis sekaligus mengedukasi warga betapa krusialnya menjaga kesehatan diri sejak dini.
Di momen yang sama, Asisten III Setda Papua, Suzana Wanggai, menyoroti aksi donor darah yang sukses menarik empati warga. Menurutnya, gerakan ini membawa nilai kemanusiaan tingkat tinggi.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi dalam donor darah. Setetes darah yang disumbangkan dapat membantu dan menyelamatkan sesama,” tuturnya.
Selain membawa dampak instan bagi warga yang membutuhkan, kolaborasi ini makin mempertegas sinergi solid antara pemerintah pusat dan daerah. Harapannya jelas, dengan raga yang sehat dan edukasi yang tepat, masyarakat Papua siap menjadi motor penggerak utama kemajuan Indonesia yang berdaya saing tinggi.
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus tancap gas membuktikan komitmennya dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu langkah nyatanya adalah lewat gebrakan pelayanan kesehatan gratis, pengobatan massal, hingga aksi donor darah bagi warga di Jayapura.
Langkah ini bukan sekadar program rutin, melainkan bukti hadirnya negara untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses layanan medis yang merata, inklusif, dan jempolan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, menggarisbawahi bahwa mendongkrak kualitas kesehatan warga adalah fondasi mutlak dalam agenda pembangunan nasional saat ini.
"Pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu fokus dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk melalui peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat," kata Wamendagri dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Menurutnya, layanan medis yang gampang diakses dan berkualitas adalah kunci utama untuk melahirkan SDM yang tak hanya sehat, tapi juga unggul, produktif, dan siap adu mekanik di berbagai sektor masa depan.
“Pengobatan massal ini memberikan akses kesehatan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana deteksi dini berbagai penyakit,” ungkapnya.
Lewat aksi jemput bola ini, pemerintah ingin memangkas ketimpangan akses medis sekaligus mengedukasi warga betapa krusialnya menjaga kesehatan diri sejak dini.
Di momen yang sama, Asisten III Setda Papua, Suzana Wanggai, menyoroti aksi donor darah yang sukses menarik empati warga. Menurutnya, gerakan ini membawa nilai kemanusiaan tingkat tinggi.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi dalam donor darah. Setetes darah yang disumbangkan dapat membantu dan menyelamatkan sesama,” tuturnya.
Selain membawa dampak instan bagi warga yang membutuhkan, kolaborasi ini makin mempertegas sinergi solid antara pemerintah pusat dan daerah. Harapannya jelas, dengan raga yang sehat dan edukasi yang tepat, masyarakat Papua siap menjadi motor penggerak utama kemajuan Indonesia yang berdaya saing tinggi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(CEU)