Jakarta: Memasuki tahun 2026, BPJS Kesehatan semakin memperkuat layanan preventif dengan mempermudah akses Skrining Riwayat Kesehatan bagi seluruh peserta JKN-KIS. Layanan ini memungkinkan Sobat Medcom untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini tanpa dipungut biaya sepeser pun.
BPJS Kesehatan telah menyediakan layanan skrining riwayat kesehatan untuk mendeteksi risiko 14 penyakit tidak menular, seperti diabetes, hipertensi, jantung koroner, stroke, kanker serviks, dan kanker payudara.
Fitur skrining kesehatan ini dapat diakses peserta JKN yang sudah berusia 15 tahun ke atas dan dapat diakses melalui tiga platform, yaitu website resmi BPJS Kesehatan dan aplikasi mobile JKN.
Cara Melakukan Skrining Kesehatan secara Mandiri
Sobat Medcom tidak perlu mengantre di kantor cabang atau rumah sakit. Skrining dapat dilakukan dengan sangat praktis melalui beberapa kanal digital berikut:
Melalui Aplikasi Mobile JKN (Paling Direkomendasikan)
Buka aplikasi Mobile JKN di ponsel Anda.
Login menggunakan nomor kartu BPJS atau NIK.
Pilih menu “Layanan”
Pilih menu "Skrining Riwayat Kesehatan".
Pilih nomor kartu peserta yang akan melakukan skrining.
Jawablah seluruh pertanyaan mengenai kebiasaan pola hidup dan riwayat kesehatan keluarga dengan jujur.
Hasil skrining akan langsung muncul saat itu juga.
Melalui Website Resmi BPJS Kesehatan
Kunjungi situs webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
Masukkan nomor kartu BPJS, tanggal lahir, dan kode verifikasi.
Isi kuesioner yang tersedia hingga selesai.
Saat melakukan skrining, peserta akan diminta untuk menjawab 16 pertanyaan mengenai riwayat kesehatan keluarga dan gaya hidup. Setelah menjawab pertanyaan, sistem akan otomatis menganalisis tingkat risiko dan memberikan rekomendasi secara lanjut.
Skrining dapat diakses satu kali dalam setahun bagi setiap peserta JKN, hal ini bertujuan untuk mendeteksi potensi adanya sebuah penyakit sedini mungkin sebelum penyakit menjadi berkembang semakin parah dan serius.
Sistem akan memberikan hasil analisis kesehatan secara instan. Jika terdeteksi Risiko Rendah, Sobat Medcom diharapkan untuk tetap konsisten menjalankan pola hidup sehat dan berolahraga secara teratur.
Namun, apabila hasil menunjukkan Risiko Sedang atau Tinggi, Sobat Medcom akan diarahkan untuk mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Puskesmas terdaftar guna menjalani pemeriksaan lanjutan, seperti pengecekan gula darah atau tekanan darah secara gratis, sebagai langkah penanganan dini.
(Fany Wirda Putri)
Jakarta: Memasuki tahun 2026, BPJS Kesehatan semakin memperkuat layanan preventif dengan mempermudah akses
Skrining Riwayat Kesehatan bagi seluruh peserta JKN-KIS. Layanan ini memungkinkan Sobat Medcom untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini tanpa dipungut biaya sepeser pun.
BPJS Kesehatan telah menyediakan layanan skrining riwayat kesehatan untuk mendeteksi risiko 14 penyakit tidak menular, seperti diabetes, hipertensi, jantung koroner, stroke, kanker serviks, dan kanker payudara.
Fitur skrining kesehatan ini dapat diakses peserta JKN yang sudah berusia 15 tahun ke atas dan dapat diakses melalui tiga platform, yaitu website resmi BPJS Kesehatan dan aplikasi mobile JKN.
Cara Melakukan Skrining Kesehatan secara Mandiri
Sobat Medcom tidak perlu mengantre di kantor cabang atau rumah sakit. Skrining dapat dilakukan dengan sangat praktis melalui beberapa kanal digital berikut:
Melalui Aplikasi Mobile JKN (Paling Direkomendasikan)
Buka aplikasi Mobile JKN di ponsel Anda.
- Login menggunakan nomor kartu BPJS atau NIK.
- Pilih menu “Layanan”
- Pilih menu "Skrining Riwayat Kesehatan".
- Pilih nomor kartu peserta yang akan melakukan skrining.
- Jawablah seluruh pertanyaan mengenai kebiasaan pola hidup dan riwayat kesehatan keluarga dengan jujur.
- Hasil skrining akan langsung muncul saat itu juga.
Melalui Website Resmi BPJS Kesehatan
- Kunjungi situs webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
- Masukkan nomor kartu BPJS, tanggal lahir, dan kode verifikasi.
- Isi kuesioner yang tersedia hingga selesai.
Saat melakukan skrining, peserta akan diminta untuk menjawab 16 pertanyaan mengenai riwayat kesehatan keluarga dan gaya hidup. Setelah menjawab pertanyaan, sistem akan otomatis menganalisis tingkat risiko dan memberikan rekomendasi secara lanjut.
Skrining dapat diakses satu kali dalam setahun bagi setiap peserta JKN, hal ini bertujuan untuk mendeteksi potensi adanya sebuah penyakit sedini mungkin sebelum penyakit menjadi berkembang semakin parah dan serius.
Sistem akan memberikan hasil analisis kesehatan secara instan. Jika terdeteksi Risiko Rendah, Sobat Medcom diharapkan untuk tetap konsisten menjalankan pola hidup sehat dan berolahraga secara teratur.
Namun, apabila hasil menunjukkan Risiko Sedang atau Tinggi, Sobat Medcom akan diarahkan untuk mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Puskesmas terdaftar guna menjalani pemeriksaan lanjutan, seperti pengecekan gula darah atau tekanan darah secara gratis, sebagai langkah penanganan dini.
(
Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)