Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Keluarga Heran SMPN 147 Tak Serahkan Ponsel SN Secepatnya

Nasional bunuh diri
Zaenal Arifin • 21 Januari 2020 15:55
Jakarta: Keluarga korban bunuh diri, SN, 14, heran dengan sikap SMPN 147 Jakarta, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim). Pasalnya, sekolah tak segera mengembalikan ponsel korban kepada keluarga.
 
Pengacara keluarga SN, Defrizal Djamaris, menjelaskan setelah korban berupaya bunuh diri, Selasa, 14 Januari 2020, SMPN 147 menyimpan barang milik korban. Baru saat pemakaman SN Jumat, 17 Januari 2020, sekolah menyerahkan ponsel kepada ayah korban, Dinar Ariefianto.
 
"Sejak ponsel itu diberikan kepadanya oleh pihak sekolah, dia (Dinar) tidak pernah mengetahui apakah ini (percakapan) pernah di-delete atau tidak. Kita enggak tahu, jadi ini perlu diselidiki secara mendalam," kata Defrizal di Mapolres Jakarta Timur, Selasa, 21 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun mempertanyakan sikap dari SMPN 147. Terlebih, kasus ini tak segera dilaporkan kepada kepolisian.
 
"Seharusnya kalau terjadi hal yang tidak biasa segera dilaporkan ke yang berwenang (polisi). Supaya alat bukti atau apapun yang berkaitan dengan peristiwa ini tidak hilang atau dihilangkan," jelas dia.
 
SN melompat dari lantai tiga SMPN 147 Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020, pukul 15.30 WIB. SN dibawa ke Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati sekitar pukul 20.00 WIB.
 
Siswi tersebut sempat menjalani perawatan di RS Polri selama dua hari. Namun, dia mengembuskan napas terakhirnya Kamis, 16 Januari 2020, sekitar pukul 16.15 wib.
 
Jenazah SN pada Jumat, 17 Januari 2020, dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jaktim. Hingga kini, motif SN nekat bunuh diri belum diketahui.
 

 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif