NEWSTICKER
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Motif Siswi SMP 147 Bunuh Diri Dicari Polisi

Nasional bunuh diri
Zaenal Arifin • 20 Januari 2020 00:07
Jakarta: Polres Metro Jakarta Timurakan berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), terkait peristiwa yang dilakukan siswi SMPN 147, berinisial SN, 14. Koordinasi ini dilakukan dalam hal penyelidikan dan investigasi.
 
"Kita koordinasi dengan KPAI untuk penyelidikanya," kata Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP Hery Purnomo kepada Medcom.id, Minggu, 19 Januari 2020.
 
Polres Jaktim akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab SN melompat dari lantai empat gedung sekolahnya pada Selasa, 14 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPAI juga akan ikut melakukan investigasi terkait peristiwa tersebut, karena SN termasuk anak yang masih di bawah umur. Peristiwa tragis itu juga dilakukan di lingkungan sekolah.
 
"Nanti mungkin mereka bisa dari sisinya mereka melakukan investigasi juga. (Hasilnya) kita kolaborasikan dengan hasil yang sudah kita dapatkan," ujarnya.
 
SN, siswi kelas 8 SMPN 147, nekat lompat dari lantai 4 sekolahnya pada Selasa, 14 Januari 2020 sekitar pukul 15.30 wib, usai jam pelajaran.
 
Setelah kejadian itu, SN dilarikan ke RS Polri Kramat Jati dan masuk ke ruang Intensive Care Unit (ICU) sekitar pukul 20.00 wib.
 
Siswi tersebut sempat menjalani perawatan di rumah sakit itu selama dua hari, hingga menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis, 16 Januari 2020 sekitar pukul 16.15 wib.
 
Jenazah SN pada Jumat, 17 Januari 2020, dikebumikan di taman pemakaman umum (TPU) Pondok Ranggon, Jaktim usai shalat Jumat.
 
Hingga kini, penyebab dari aksi nekat yang dilakukan SN, belum bisa diketahui secara pasti, apakah akibat permasalahan dalam rumah tangga orang tuanya atau karena perundungan seperti yang ramai dalam media sosial.
 

 

 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif