Kerusakan akibat banjir bandang di NTT. Foto: AFP/Joy Christian
Kerusakan akibat banjir bandang di NTT. Foto: AFP/Joy Christian

BNPB Terus Cari Lokasi Terisolasi di NTT

Nasional banjir bencana cuaca ekstrem bencana alam Bencana Banjir BNPB Mitigasi Bencana
Fachri Audhia Hafiez • 07 April 2021 21:17
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih mendata lokasi terisolasi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pencarian dilakukan melalui udara.
 
"Kalau nanti masih ada daerah terisolasi, makanya akan dipantau melalui helikopter," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui telekonferensi, Rabu, 7 April 2021.
 
Menurut dia, tim SAR gabungan telah memetakan titik bencana yang sudah dievakuasi. Lokasi yang belum tersentuh tim SAR diupayakan agar dapat ditembus. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, cuaca sempat jadi kendala evakuasi. Raditya berharap cuaca bisa mendukung pencarian seiring dengan menjauhnya siklon tropis Seroja dari wilayah Indonesia.
 
"Hari ini sepertinya cuaca lebih baik dibandingkan hari kemarin, proses evakuasi dari tim SAR gabungan sudah bisa berjalan dengan baik," ujar Raditya.
 
Baca: Puluhan Korban Tanah Longsor di Lama Nele Dimakamkan Massal
 
Di sisi lain, Kabupaten Lembata, Kabupaten Adonara, dan Kabupaten Alor masih menjadi wilayah paling terdampak bencana alam di NTT. Penanganan bencana juga difokuskan di wilayah itu.
 
Belasan wilayah di NTT terdampak bencana alam akibat siklon tropis Seroja pada Minggu, 4 April 2021. Wilayah itu terdiri atas Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Ende, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kota Kupang.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif