Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tiba di Polda Metro Jaya, Senin, 27 September 2021. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tiba di Polda Metro Jaya, Senin, 27 September 2021. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 29 November

Nasional Luhut Pandjaitan covid-19 PPKM PPKM Jawa-Bali PPKM Diperpanjang
Antara • 16 November 2021 07:12
Jakarta: Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali diperpanjang selama dua minggu ke depan hingga 29 November 2021. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peningkatan kasus covid-19 di Jawa-Bali dalam sepekan terakhir.
 
"Kehati-hatian harus dilakukan terutama untuk menghadapi Nataru (Natal dan Tahun Baru)," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulis, Senin, 15 November 2021.
 
Menurut dia, khusus Jawa-Bali, 29 persen kabupaten/kota mengalami peningkatan kasus covid-19 jika dibandingkan dengan minggu lalu. Sebanyak 34 persen kabupaten/kota mengalami peningkatan orang yang dirawat jika dibandingkan dengan minggu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini, indikator Google Mobility yang memantau pergerakan masyarakat di Jawa-Bali menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan di atas periode Nataru tahun lalu dan mendekati posisi periode Idulfitri pada Mei-Juni 2021," jelas Luhut Pandjaitan.
 
Baca: Jangan Terlena PPKM Level 1, Terus Perkuat Protokol Kesehatan
 
Luhut Pandjaitan mengungkapkan ada penambahan lima kabupaten/kota yang masuk dalam PPKM level 1 dan 10 kabupaten/kota masuk PPKM level 2. Dengan demikian, total 26 kabupaten/kota masuk PPKM level 1 dan 61 kabupaten/kota masuk level 2.
 
"Terkait detail keputusan ini akan kembali dituangkan dalam inmendagri (instruksi menteri dalam negeri)," ujar Luhut Pandjaitan.
 
Ia juga meminta masyarakat tetap bijaksana mengingat masih ada 47 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali dengan penyuntikan dosis pertama vaksinasi untuk lansia di bawah 50 persen. Selain itu, vaksinasi dosis kedua di 75 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali masih di bawah 50 persen.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif