Jawaban Grab soal <i>Suspend</i> Sopir
Demo Aliando di Kantor Grab. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Grab Indonesia menjawab tuntutan pengemudi angkutan sewa khusus (ASK) yang tergabung dalam Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) terkait pemecatan sepihak atau suspend akun. Pandu, perwakilan Grab, menyebut pihaknya akan membuka akun yang telah ditutup melalui persyaratan.

"Soal open suspend, kami tetap terbuka untuk suspend. Namun dengan catatan,  proses itu melalui mekanisme yang ada," kata Pandu di Kantor Grab, Kuningan, Jakarta Selatan, 13 September 2018.

Grab, jelas Pandu, tak akan serta merta membuka akun pengendara yang telah ditutup. Perlu ada proses verifikasi terlebih dahulu, misalnya tentang pelanggaran yang membuat pengemudi dipecat secara sepihak.


Menurut dia, hal ini juga telah dilakukan oleh sebagian mitra Grab. Beberapa dari mereka berhasil membuka akun kembali sesuai mekanisme. 

Pandu membeberkan proses itu untuk memfilter mitra yang betul-betul melanggar dan yang tidak. Ini terjadi terutama untuk mereka yang tersangkut masalah hukum. 

"Karena di Grab, pelanggaran hukum tak akan kami toleransi. Itu untuk meningkatkan pelayanan dan melindungi mitra sendiri," kata dia.

Pandu menyebut diskusi internal pihaknya akan berlangsung untuk mengakomodasi tuntutan driver. Ia menjanjikan paling lambat pada 25 September 2018 Grab akan mengundang Aliando terkait hal ini.

Koordinator Aliando April Baja mengapresiasi respons Grab atas tuntutan para driver. April meminta semua anggota aliansi menaati mekanisme open suspend yang berlaku. Mitra juga diharapkan bersedia diedukasi oleh Grab.

Baca: Negosiasi Aliando Dimentahkan Grab

Selain itu, ia juga menyoal pertemuan 25 September 2018 nanti. Menurut April, pihak Grab harus terbuka dengan menyodorkan pimpinannya untuk berdiskusi. 

"Harapan saya selambatnya tanggal 25 itu Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata yang bertemu dengan kita," kata April.

Hari ini, Aliando berunjuk rasa di dua kantor aplikasi ASK. Di pagi hari, ratusan massa aliansi berorasi menyampaikan pendapat di kantor Go-Jek, Pasaraya, Blok M. Pada siang hari, mereka berbondong-bondong menuju kantor Grab di kawasan Kuningan.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id