Kolaborasi Duolingo dan NIKI. Foto: Duolingo
Kolaborasi Duolingo dan NIKI. Foto: Duolingo

Duolingo Gandeng NIKI untuk Menginspirasi Anak Muda Indonesia Belajar Bahasa

Fatha Annisa • 31 Maret 2026 11:31
Ringkasnya gini..
  • Duolingo berkolaborasi dengan NIKI menghadirkan kampanye belajar bahasa Inggris lewat lirik lagu interaktif pada 26–31 Maret.
  • Melalui kampanye ini, anak muda Indonesia diajak belajar bahasa Inggris dengan cara lebih seru.
  • Kampanye ini menyesuaikan gaya belajar Gen Z yang banyak terpapar bahasa dari musik, percakapan digital, dan hiburan.
Jakarta: Duolingo berkolaborasi dengan NIKI dalam kampanye bertema musik. Berlangsung pada 26-31 Maret, kampanye ini mengajak anak muda Indonesia belajar bahasa Inggris dengan cara lebih seru, yakni melalui lirik lagu yang dibuat interaktif.
 
Inisiatif ini hadir seiring meningkatnya minat belajar bahasa di Indonesia. Sepanjang 2025, Indonesia menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat bagi Duolingo, didorong oleh dominasi Gen Z yang kini mencakup hampir 28% populasi.
 
Kampanye ini juga menyesuaikan pola belajar generasi muda yang banyak terpapar bahasa dari musik, percakapan digital, dan hiburan. Duolingo pun mengedepankan metode belajar berbasis konteks dan pengulangan, bukan sekadar hafalan.
 
Baca juga: Sekarang Bisa Main Catur Player-vs-Player di Duolingo

 
Irene Tong, Regional Marketing Manager Southeast Asia, menilai kolaborasi ini menunjukkan keterkaitan kuat antara bahasa dan budaya. Ia menjelaskan, metode pembelajaran Duolingo dirancang melalui sesi singkat yang menyenangkan.
 
“Ketika lirik lagu terus terngiang, tanpa disadari kita sedang memperkaya kosakata, memahami ritme, dan menyerap ekspresi. Bersama NIKI, kami ingin merayakan momen-momen sederhana saat bahasa terasa klik,” ujarnya.
 
Sebagai musisi global dengan lebih dari 5 miliar streaming, NIKI dinilai mewakili aspirasi anak muda Indonesia yang menjadikan bahasa sebagai jembatan menuju peluang lebih luas. Perjalanan kariernya juga memperlihatkan bagaimana musik dan bahasa bisa berjalan beriringan.
 
NIKI pun menyambut kolaborasi ini dengan antusias. mengungkapkan bahwa dalam menulis lagu, ia selalu berusaha memilih kata-kata yang mampu menyampaikan emosi secara mendalam, bahkan terkadang satu baris lirik bisa terasa lebih kuat dibandingkan percakapan panjang.
 
Baca juga: Maskot Duolingo Curi Perhatian di Festival Pacu Jalur, Ikut Tren Viral Aura Framing

 
“Jika kolaborasi ini bisa membantu para penggemar lebih memahami makna di balik lirik, itu tentu menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi saya,” kata NIKI.
 
Salah satu sorotan kampanye ini adalah parodi lagu “Backburner” yang dibawakan maskot Duolingo dengan sentuhan humor. Konten ini menggambarkan rasa “diabaikan” saat pengguna melewatkan sesi belajar harian.
 
Selain itu, Duolingo dan NIKI juga merilis konten media sosial yang membahas makna lirik, bahasa gaul, hingga ekspresi dalam bahasa Inggris. Aktivasi offline juga hadir lewat instalasi bertema lirik lagu di kawasan Thamrin, Jakarta.
 
Melalui kolaborasi ini, Duolingo ingin menunjukkan bahwa belajar bahasa bisa dilakukan dengan cara yang dekat dengan keseharian. Bagi Gen Z, belajar bahasa kini tidak harus dari kelas—bisa dimulai dari lagu favorit.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>