Rapat antara Komisi I DPR dan TVRI. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
Rapat antara Komisi I DPR dan TVRI. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah

Dewas Kritisi Helmy Yahya Banyak Memasukkan Program Asing

Nasional tvri
Whisnu Mardiansyah • 21 Januari 2020 19:18
Jakarta: Program asing menjadi salah satu alasan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI memberhentikan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya. Siaran-siaran juga dinilai cuma mengejar rating.
 
"Tupoksi sesuai visi misi TVRI adalah televisi publik, kami bukan swasta. Jadi yang paling utama adalah edukasi, jati diri, media pemersatu bangsa," kata Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin di Komisi I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Januari 2020.
 
Salah satu yang dikritisi ialah program siaran Liga Inggris. Tayangan itu dinilai lebih banyak diekspose ketimbang konten lokal khas Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Realisasinya sekarang kita nonton Liga Inggris mungkin banyak yang suka, Discovery Channel kita nonton buaya di Afrika, padahal buaya di Indonesia barang kali akan lebih baik," kata Arief.
 
Ia mengatakan selama kepemimpinan Helmy banyak program dan tayangan film asing. Helmy dituding hanya berorientasi mengejar rating seperti halnya televisi swasta.
 
"Seolah-olah direksi mengejar rating dan share seperti tv swasta dan kita ada APBN harus bayar dalam bentuk membayar keluar negeri dalam bentuk hal ini BWF, Discovery, dan Liga Inggris. Artinya, uang kita APBN dibelanjakan keluar. Padahal Presiden menyatakan dibatasi dan ini terjadi," kata dia.
 
Arief mengaku mendapat masukan dari berbagai pihak agar TVRI lebih mengedepankan program edukasi, sosialisasi program negara, hingga manajemen bencana.
 
"Sempat ketika ada banjir, kami sedang menayangkan Discovery Channel. Ini kami dapat protes dari publik, "Kok banjir-banjir, Dicovery Channel-nya tayang terus, enggak peduli banjir?". Ini sangat miris, kami sudah tegur, ternyata direksi melanjutkan," kata dia.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif