Banjir di Pejagalan. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Banjir di Pejagalan. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

Masyarakat Diminta Tak Kaget Soal Cuaca Ekstrem

Nasional banjir jakarta
Sri Yanti Nainggolan • 06 Januari 2020 14:12
Jakarta: Ketua Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak menyebutkan bahwa cuaca ekstrem bukan lagi fenomena. Masyarakat diimbau tak kaget dengan curah hujan tinggi belakangan.
 
"Kita harus lihat ini menjadi new normal," ujar Leonard dalam konferensi pers di Kantor LBH Jakarta, Senin, 6 Januari 2020.
 
Ia menjelaskan bahwa umumnya curah hujan ekstrem adalah siklus 10 tahunan, lima tahunan, atau tiga tahunan. Namun, bisa jadi hujan ekstrem akan terjadi tahunan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia fenomena itu akan semakin rutin, karena menurut penelitian, curah hujan makin meningkat dan masa uap air pun makin ekstrem. Karena ada dampak dari pemanasan global.
 
Leonard juga melihat perubahan curah hujan ekstrem bukan proses yang tiba-tiba. Secara statistik dan studi, ia menyebut dalam 10 tahun terakhir terjadi peningkatan frekuensi curah hujan.
 
"Dari banjir 2007, kemudian 2012-2015 curah hujan makin naik," tambah dia.
 
Curah hujan Jakarta pada 1 Januari 2020 lalu adalah 377 mm/hari. Ini adalah curah hujan tertinggi sepanjang sejarah selama 154 tahun terakhir.
 

 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif