Presiden Jokowi saat meninjau PT KMK Global Sports I. Foto: Medcom.id/Damar Iradat.
Presiden Jokowi saat meninjau PT KMK Global Sports I. Foto: Medcom.id/Damar Iradat.

Presiden Ajak Buruh Tingkatkan Produktivitas

Nasional hari buruh
Damar Iradat • 30 April 2019 15:10
Jakarta: Presiden Joko Widodo ingin Hari Buruh dijadikan momentum untuk meningkatkan produktivitas. Presiden menilai produktivitas akan mendorong naiknya gaji buruh.
 
Hal itu disampaikan Jokowi saat meninjau PT KMK Global Sports I atau lokasi pembuatan sepatu olahraga Nike. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan agar perayaan Hari Buruh diperingati dengan gembira.
 
"Besok May Day, kami harap perayaan hari buruh berjalan baik, dengan kegembiraan. Dan, semuanya kondusif. Harapan kami itu," kata Jokowi di PT KMK Global Sports I, Banten, Selasa, 30 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokowi juga mengingatkan buruh meningkatkan produktivitas lewat re-skilling dan up-skilling. Menurut dia, tuntutan kenaikan gaji para buruh secara otomatis akan terpenuhi jika produktivitas meningkat.
 
Sebab, jika perusahaan juga bisa memproduksi lebih banyak produk, bukan tidak mungkin gaji para buruh akan ikut terkerek. Oleh karena itu, ia meminta para buruh memenuhi itu semua.
 
"Karena produktivitas menyangkut produksi berapa yang dihasilkan. Kalau yang dihasilkan naik, ya gaji naik enggak ada masalah," tuturnya.
 
Saat meninjau pabrik, Jokowi mengaku sempat berbincang dengan para buruh. Dari obrolannya dengan para buruh, Jokowi menangkap sinyal positif.
 
"(Saya) banyak bertanya. Sudah berapa tahun kerja di sini? Katanya 20 tahun. Ada 15 tahun. Menurut saya, atmosfer lingkungan di PT KMK sangat baik. Ada klinik yang bagus juga," ujarnya.
 
Baca: Keakraban Jokowi dengan Buruh Jelang May Day
 
Sebelumnya, Jokowi juga telah menerima sejumlah perwakilan serikat pekerja Indonesia di Istana Bogor, Jumat, 26 April 2019. Pertemuan dihadiri Presiden KSPSI Andi Gani Nuwa Wea, Presiden KSPI Said Iqbal, Ketua Umun KPBI Ilhamsyah, Ketua Umum SBMI Syaiful, Presiden KSN Muchtar Guntur, dan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Wiliam Yani.
 
Jokowi mengatakan ada dua hal yang dibicarakan dalam pertemuan itu. Salah satunya berkaitan dengan pelaksanaan May Day.
 
"Semua sepakat peringatan hari buruh dilakukan dengan kegiatan yang baik, yang memberikan ketenangan dan damai, sehingga rakyat ikut merasakan kegembiraan dalam merayakan hari buruh," kata Jokowi di Istana Bogor, Jumat, 26 April 2019.
 
Jokowi menyebut pemerintah sepakat untuk merevisi Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Revisi PP diharapkan tidak ada yang merasa dirugikan.
 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif