Jakarta: Malam Lailatul Qadar menjadi momen yang paling dinanti umat Islam di bulan Ramadan. Malam penuh kemuliaan ini disebut memiliki nilai ibadah yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga banyak orang berlomba-lomba mencarinya di sepuluh malam terakhir.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1-3)
Apa itu malam lailatul qadar?
Malam Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang penuh keberkahan dan ampunan. Pada malam ini, doa-doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan dan pahala ibadah dilipatgandakan.
Karena keutamaannya, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, terutama di malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan.
Kapan malam lailatul qadar terjadi?
Mayoritas ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya malam-malam ganjil.
Imam Syafi'i berpendapat bahwa malam ini kemungkinan besar terjadi pada malam ke-21 atau 23 Ramadan. Sementara Imam Malik menyebut malam ke-27 sebagai waktu yang paling kuat.
10 ciri-ciri orang mendapatkan malam lailatul qadar
Melansir laman Baitulmaal Muamalat, Selasa, 17 Maret 2026, berikut tanda-tanda yang sering dirasakan oleh orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar:
1. Hati terasa tenang dan damai
Orang yang mendapat Lailatul Qadar biasanya merasakan ketenangan batin yang luar biasa, jauh dari kegelisahan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Lebih rajin beribadah
Ada dorongan kuat untuk meningkatkan ibadah, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berzikir.
3. Doa lebih mudah dikabulkan
Malam ini menjadi waktu mustajab untuk berdoa, termasuk memohon ampunan dan hajat.
Rasulullah SAW menganjurkan membaca doa ini:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)
4. Merasakan keberkahan hidup
Hidup terasa lebih berkah, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.
5. Mendapat ketenangan dunia dan akhirat
Ampunan dosa membuat hati lebih tenang, termasuk dalam menghadapi kehidupan setelah dunia.
6. Mengalami perubahan positif
Pribadi menjadi lebih sabar, ikhlas, dan penuh syukur.
7. Hati dipenuhi cahaya iman
Ada rasa kedekatan yang kuat dengan Allah SWT dan semangat ibadah meningkat.
8. Dosa-dosa diampuni
Ini menjadi salah satu keutamaan terbesar dari malam Lailatul Qadar.
9. Kekuatan spiritual meningkat
Tubuh terasa lebih bugar dan semangat dalam menjalankan ibadah.
10. Ibadah terasa nikmat
Setiap ibadah dijalani dengan ringan dan penuh keikhlasan.
Jakarta: Malam
Lailatul Qadar menjadi momen yang paling dinanti umat Islam di bulan Ramadan. Malam penuh kemuliaan ini disebut memiliki nilai ibadah yang lebih baik dari seribu bulan, sehingga banyak orang berlomba-lomba mencarinya di sepuluh malam terakhir.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1-3)
Apa itu malam lailatul qadar?
Malam Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang penuh keberkahan dan ampunan. Pada malam ini, doa-doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan dan pahala ibadah dilipatgandakan.
Karena keutamaannya, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, terutama di malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan.
Kapan malam lailatul qadar terjadi?
Mayoritas ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya malam-malam ganjil.
Imam Syafi'i berpendapat bahwa malam ini kemungkinan besar terjadi pada malam ke-21 atau 23 Ramadan. Sementara Imam Malik menyebut malam ke-27 sebagai waktu yang paling kuat.
10 ciri-ciri orang mendapatkan malam lailatul qadar
Melansir laman Baitulmaal Muamalat, Selasa, 17 Maret 2026, berikut tanda-tanda yang sering dirasakan oleh orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar:
1. Hati terasa tenang dan damai
Orang yang mendapat Lailatul Qadar biasanya merasakan ketenangan batin yang luar biasa, jauh dari kegelisahan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Lebih rajin beribadah
Ada dorongan kuat untuk meningkatkan ibadah, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berzikir.
3. Doa lebih mudah dikabulkan
Malam ini menjadi waktu mustajab untuk berdoa, termasuk memohon ampunan dan hajat.
Rasulullah SAW menganjurkan membaca doa ini:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)
4. Merasakan keberkahan hidup
Hidup terasa lebih berkah, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.
5. Mendapat ketenangan dunia dan akhirat
Ampunan dosa membuat hati lebih tenang, termasuk dalam menghadapi kehidupan setelah dunia.
6. Mengalami perubahan positif
Pribadi menjadi lebih sabar, ikhlas, dan penuh syukur.
7. Hati dipenuhi cahaya iman
Ada rasa kedekatan yang kuat dengan Allah SWT dan semangat ibadah meningkat.
8. Dosa-dosa diampuni
Ini menjadi salah satu keutamaan terbesar dari malam Lailatul Qadar.
9. Kekuatan spiritual meningkat
Tubuh terasa lebih bugar dan semangat dalam menjalankan ibadah.
10. Ibadah terasa nikmat
Setiap ibadah dijalani dengan ringan dan penuh keikhlasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)