Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam acara Media Group News Summit: Indonesia 2021 (MGN Summit) dengan tema 'Public Health: Vaccine What to Expect?' di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Rabu, 27 Januari 2021. Dok Metro TV
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam acara Media Group News Summit: Indonesia 2021 (MGN Summit) dengan tema 'Public Health: Vaccine What to Expect?' di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Rabu, 27 Januari 2021. Dok Metro TV

Vaksinasi Covid-19 di NTT Tertunda, Kemenkes Fokus Tangani Bencana

Nasional banjir banjir bandang Partai Demokrat Virus Korona Moeldoko Kejaksaan Agung hoax pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Berita Terpopuler Nasional Muhammad Rizieq Shihab
Fachri Audhia Hafiez • 08 April 2021 16:13
Jakarta: Vaksinasi covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) tertunda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) fokus pada penanganan bencana alam yang melanda NTT.
 
"Prioritas kita sekarang adalah penanggulangan bencana dulu. Jadi, otomatis vaksinasinya kita tunda," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2021.
 
Budi berharap langkah itu mempercepat penanganan, khususnya dalam merawat korban luka. Dengan begitu, situasi di NTT kembali pulih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia memastikan vaksinasi tetap dilakukan di pulau-pulau terluar Indonesia. Budi optimistis vaksinasi berjalan mulus.
 
Kemenkes telah membangun 10 ribu puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk, di pulau terluar seperti Pulau Ile Boleng, Pulau Wai Marang, Pulau Baniona, dan Pulau Waiwadan.
 
"Itu adalah empat Puskesmas yang ada di pulau-pulau terpencil di Nusa Tenggara Timur yang bisa menjadi sentra vaksinasi dan sudah memiliki logistik vaksinasi," ucap Budi.
 
Baca: Gubernur NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
 
Kemenkes juga sudah membuat sekitar 10 pos kesehatan di lokasi bencana NTT. Tim kesehatan juga sudah didatangkan ke lokasi bencana. 
 
Tim spesialis anestesi dan ortopedi diutamakan. Sebab, banyak warga mengalami patah tulang yang perlu segera dioperasi.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif