ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Begini Gambaran Kondisi Saat Pandemi Jadi Endemi Covid-19

Nasional vaksinasi virus corona covid-19 pandemi covid-19 PPKM Endemi covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 23 November 2021 15:37
Jakarta: Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menggambarkan situasi saat Indonesia memasuki fase endemi covid-19. Endemi menandakan kasus covid-19 di Tanah Air menurun.
 
“Endemi bukan berarti tidak ada (covid-19). Nanti ada rambu-rambu dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia),” kata Dicky dalam diskusi virtual, Selasa, 23 November 2021.
 
Dicky mengatakan WHO akan meminta negara-negara menetapkan batasan jumlah kesakitan dan kematian yang masih bisa ditoleransi. Batasan tersebut tidak lagi membebani fasilitas kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, orang tidak khawatir dirinya sulit menjangkau pelayanan kesehatan di masa endemi. Kemudian tidak ada stigma buruk bila seseorang terpapar covid-19,
 
“Jadi, endemi dari sisi klinis dan epidemiologis, ada juga sisi psikologis,” papar Dicky.
 
Baca: Epidemiolog: Vaksinasi Dua Dosis Sudah Tak Relevan, Perlu Suntikan Ketiga
 
Dicky mencontohkan demam tifoid alias tifus yang kini menjadi endemi. Orang-orang sudah menganggap penyakit tersebut biasa bahkan mau menjenguk kerabat yang dirawat akibat tifus.
 
Menurut Dicky, ada tiga hal aspek yang memengaruhi transisi menuju endemi. Pertama, cakupan program vaksinasi nasional dan global.
 
Kedua, munculnya dan penyebaran variant of concern (VoC). Terakhir, respons masyarakat terhadap intervensi nonfarmasi seperti testing, tracing, dan treatment (3T); memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan (3M); serta pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif