Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2022. Istimewa.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2022. Istimewa.

Jawa Timur Sabet Tiga Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2022

Juven Martua Sitompul • 14 April 2022 21:18
Jakarta: Kerja keras Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam mengungkit ekonomi di wilayahnya dengan memajukan ekonomi syariah berbuah manis. Jatim menyabet tiga penghargaan dalam Anugerah Adinata Syariah 2022.
 
Penghargaan yang diterima Jatim, yakni Juara 1 kategori Keuangan Mikro Syariah, Juara 1 kategori Pendidikan Ekonomi Syariah, dan Juara 2 kategori Pemberdayaan Ekonomi Pesantren. Secara khusus, Khofifah menghadiri langsung penyerahan penghargaan Anugerah Aninata Syariah Award 2022 yang digelar di Grand Ballroom Hotel Kempinski Jakarta.
 
"Alhamdulillah, kami sampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pada kami Provinsi Jawa Timur. Secara khusus, anugerah ini saya dedikasikan untuk pelaku Baitul Maal Tanwil (BMT), koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah (KPPS), Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), dan Bank Wakaf Mikro. Mereka ini yang telah mendedikasikan seluruh daya upayanya untuk memberikan sapaan kepada para pelaku usaha  di Jawa Timur," kata Khofifah saat menerima penghargaan, Kamis, 14 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khofifah menyampaikan potensi industri halal dan keuangan syariah di Jatim sangatlah besar. Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia bahkan sangat berpeluang mengambil kesempatan untuk mendorong sekaligus mengembangkan produk halal yang memiliki nilai ekspor.
 
Saat ini, kata Khofifah, Jatim memiliki jumlah institusi/lembaga sektor keuangan mikro syariah yang terdiri dari BMT sebanyak 626 institusi dan terdaftar secara resmi. Sedangkan, untuk koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah (KPPS) di Jatim sebanyak 1.971.
 
Sedangkan, LKMS ada 24 institusi, Bank Wakaf Mikro sebanyak 15 institusi dengan aset sebesar Rp64,03 miliar. Lalu, total koperasi (syariah dan non syariah) sebesar 22.872 institusi resmi dengan nilai aset sebanyak Rp49,59 triliun.
 
"Artinya, ekosistem pengembangan produk halal dan dukungan ekosistem syariah telah terbangun di Jawa Timur," tegas Khofifah.
 
Baca: Sertifikasi Halal Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM
 
Begitu juga dengan Pendidikan Ekonomi Syariah. Khofifah menyebut Jatim terus fokus mengakselerasi literasi keuangan masyarakat melalui sejumlah program.
 
Salah satu program unggulan Jatim adalah KEJAR, yaitu Satu Rekening Satu Pelajar. Program ini menyasar langsung kalangan pelajar yang diharapkan pendidikan ekonomi syariah diajarkan dan diaplikasikan sedini mungkin saat mereka duduk di bangku sekolah.
 
 
Halaman Selanjutnya
Jatim juga di dukung sebanyak…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif