Ilustrasi korona. Medcom.id
Ilustrasi korona. Medcom.id

Indonesia Disebut Sukses Pertahankan Tren Penurunan Kasus Covid-19

Antara • 05 Januari 2022 05:06
Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan Indonesia berhasil melalui periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tanpa lonjakan kasus infeksi virus korona. Indonesia disebut berhasil mempertahankan tren penurunan kasus.
 
"Biasanya, tantangan kita memasuki periode libur panjang adalah kenaikan kasus, seperti pada periode Idulfitri 2021. Namun, kita baru saja berhasil melewati periode libur Natal dan Tahun Baru 2022 tanpa adanya lonjakan kasus," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adi Sasmito dalam konferensi pers daring, Jakarta, Selasa, 4 Januari 2022.
 
Wiku menyebut Indonesia bahkan berhasil mempertahankan tren penurunan kasus covid-19.  Sementara di negara-negara lain angka penularan covid-19 meningkat setelah penyebaran varian Omicron.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan selama November 2020 sampai Januari 2021 angka kasus covid-19 terus meningkat. Pada pekan pertama 2021 angka kasus infeksi virus korona bahkan mencapai 52.694 kasus.
 
Wiku menyebut ada lima provinsi yang memberikan sumbangan kasus paling banyak selama kurun waktu itu. Yakni DKI Jakarta (13.317 kasus), Jawa Barat (7.832 kasus), Jawa Tengah (6.726 kasus), Jawa Timur (6.375 kasus), dan Sulawesi Selatan (3.656 kasus).
 
Sedangkan pada awal 2022, menurut Wiku, hanya terjadi penambahan 1.409 kasus covid-19. "Ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu, yang mencapai 52.000 kasus," kata dia.
 
Wiku berharap pandemi covid-19 berubah menjadi endemi pada 2022. Dia menyebut pentingnya intervensi dan upaya pengendalian yang sesuai dengan dinamika penularan covid-19 guna menekan penularan penyakit tersebut.
 
"Dengan kondisi 152 kasus Omicron, di mana enam di antaranya merupakan kasus yang berasal dari non-pelaku perjalanan luar negeri, sudah sepatutnya kita segera melakukan gerakan penanganan ganda, tidak hanya di pintu kedatangan, namun juga di komunitas untuk memutus rantai penularannya segera," kata Wiku.
 
Baca: Naik 10,71% di Masa Nataru, Penumpang Angkutan Umum Tembus 5 Juta Orang
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif