Ilustrasi angkutan/transportasi umum - - Foto: Medcom
Ilustrasi angkutan/transportasi umum - - Foto: Medcom

Naik 10,71% di Masa Nataru, Penumpang Angkutan Umum Tembus 5 Juta Orang

Ekonomi transportasi Angkutan Umum Kementerian Perhubungan natal dan tahun baru
Antara • 04 Januari 2022 17:22
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat peningkatan jumlah penumpang angkutan umum sebesar 10,71 persen atau sebanyak 5.871.300 penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, penanganan pergerakan transportasi dapat berjalan lancar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
 
"Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa kami tetap melayani pergerakan masyarakat di masa libur Nataru, namun dengan pengawasan prokes yang ketat. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus covid-19 usai masa libur Nataru," kata Budi dalam keterangan resmi, Selasa, 4 Januari 2022.

Berikut data sementara jumlah penumpang angkutan umum:

  1. Pada angkutan bus, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 22,09 persen yaitu dari 775.751 penumpang menjadi 947.106 penumpang.
  2. Pada angkutan penyeberangan, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 0,66 persen yaitu dari 1.509.233 penumpang menjadi 1.519.204 penumpang.
  3. Pada angkutan udara, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 10,27 persen yaitu dari 2.001.836 penumpang menjadi 2.207.370 penumpang.
  4. Pada angkutan laut, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 26,04 persen yaitu dari 475.838 penumpang menjadi 351.929 penumpang
  5. Pada angkutan kereta api, terdapat kenaikan jumlah penumpang sebanyak 56,46 persen yaitu dari 540.503 penumpang menjadi 845.691 penumpang.

Selanjutnya dari data sementara, tercatat jumlah kendaraan Golongan I yang keluar masuk Jabodetabek, di empat gerbang tol utama (GT. Cikupa, GT. Cikampek Utama, GT. Kalihurip Utama dan GT. Ciawi) mengalami peningkatan 17,5 persen, dari 3,47 juta kendaraan pada Natal dan tahun baru tahun lalu, menjadi 4,11 juta kendaraan pada tahun ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan untuk kendaraan Golongan II-V (angkutan barang) mengalami peningkatan 27,7 persen dari 755 ribu kendaraan pada tahun lalu, menjadi 964 ribu kendaraan pada Natal dan tahun baru kali ini.
 
"Sekalipun pergerakan lebih ramai, namun tetap lancar dan tingkat kecelakaan juga menurun. Ini bisa menjadi pola yang bisa dijalankan kembali di masa Angkutan Lebaran mendatang," ujarnya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif