Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari (tengah). (Foto: MI/Angga Yuniar).
Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari (tengah). (Foto: MI/Angga Yuniar).

Jokowi Diminta Wujudkan Cita-cita Reformasi

Nur Azizah • 22 Mei 2018 00:05
Jakarta: Survei Indo Barometer menunjukkan Presiden Kedua RI Soeharto jadi presiden yang paling berhasil memimpin Indonesia. Hal ini ditandai dengan cita-cita reformasi yang hingga kini belum tercapai.
 
Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari menyebut terpilihnya Soeharto sebagai presiden paling berhasil menunjukkan proses reformasi yang belum berjalan. Ini pun menjadi tantangan dan pekerjaan rumah untuk pemerintah sekarang.
 
"Ini lampu kuning yang berarti reformasi belum berjalan sesuai keinginan walaupun sudah 20 tahun berjalan," kata Qodari dalam program Primetime News di Metro TV, Jakarta, Senin 21 Mei 2018.

Baca juga: Cak Imin Nilai Agenda Reformasi Belum Berjalan
 
Qodari menganggap proses reformasi berjalan baik bila Soeharto tidak lagi terpilih sebagai presiden paling berhasil. Pada survei Indo Barometer, Soeharto meraup angka 32,9%, unggul dibanding Presiden pertama Indonesia, Soekarno (21,3%).
 
Peringkat ketiga diduduki Presiden Joko Widodo dengan total 17,8%, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan jumlah 11,6%. Posisi buncit ada presiden ketiga BJ Habibie dengan 3,5%.
 
Parameter keberhasilan Soeharto dinilai dari bidang ekonomi. "Banyak masyarakat yang merasakan ekonomi di era tersebut lebih baik. Sementara di era reformasi, bidang yang dinilai baik yakni sosial dan politik," pungkasnya.
 
Survei ini dilakukan sejak 15-22 April 2018 dari 34 provinsi di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. 
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(HUS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>