Ilustrasi Mahkamah Konstitusi - ANT/Hafidz Mubarak.
Ilustrasi Mahkamah Konstitusi - ANT/Hafidz Mubarak.

32 Ribu Personel Gabungan Jaga Sidang Gugatan Pilpres

Nasional sengketa pilpres pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Cindy • 12 Juni 2019 17:01
Jakarta: Sebanyak 32 ribu personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk mengamankan jalannya sidang gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi. Pengamanan dilakukan untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
 
"Masih 32 ribu (personel). Ini merupakan gabungan Polri dan TNI, serta aparat terkait seperti Pemda dan Dinas kesehatan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Juni 2019.
 
Pengamanan akan dilakukan mulai 14 Juni-28 Juni 2019. Penjagaan sejak awal sidang perdana hingga putusan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tahu tanggal 14 (Juni) nanti sidang pertama dan berakhir tanggal 28 (Juni). Untuk itu pengamanan tetap kita laksanakan sampai tanggal 28 (Juni)," ucap Asep.
 
(Baca juga:Moeldoko Berharap Prabowo Konsisten)
 
Asep memastikan pengamanan tak sampai memblokir jalan protokol seperti saat pengamanan aksi 21-22 Mei lalu. Masyarakat diminta tak khawatir dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
 
"Melihat situasi yang berkembang tanggal 14 (Juni) sampai 28 (Juni), masyarakat diimbau tenang saja bekerja dan beraktivitas, karena jalan protokol tidak terganggu seperti kemarin," terang dia.
 
Dia mengimbau masyarakat tak perlu datang ke MK untuk mengikuti sidang gugatan. Asep khawatir kumpulan massa bisa dimanfaatkan oknum untuk kembali beraksi ricuh.
 
"Sebagai sebuah pembelajaran, hal-hal yang terjadi pada 21-22 Mei ini tidak perlu lagi terjadi. Jadi semua ada upaya untuk melakukan pencegahan, kita mengimbau supaya (masyarakat) tidak datang ke Jakarta," pungkas Asep.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif