KEK Mandalika. (FOTO: ANTARA/Ahmad Subaidi)
KEK Mandalika. (FOTO: ANTARA/Ahmad Subaidi)

ITDC Targetkan 1.200 Kamar Hotel di Mandalika

Nasional kawasan ekonomi khusus kek mandalika
Damar Iradat • 26 Juni 2019 00:58
Jakarta: Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) akan menyiapkan 1.200 kamar hotel di sekitar Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Ribuan kamar hotel itu untuk memfasilitasi para wisatawan yang ingin menyaksikan Moto GP 2021 di Mandalika.
 
Menurut Direktur Utama ITDC, Abdulbar Mansoer, jumlah hotel itu khusus di Mandalika. Namun, hotel lain di Bali dan Lombok Utara juga bisa digunakan untuk menambah jumlah kamar hotel.
 
"Penontonnya (diperkirakan) 200 ribu, kita akan penuhi dengan kamar yang sudah ada, di Bali dan Lombok Utara. Di tempat kita kan baru ada satu hotel. Nanti akan ada 1.200 kamar dalam waktu 2 tahun, jadi kita progresiflah," kata Abdulbar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ITDC menargetkan 16 ribu kamar hotel tersedia di Mandalika untuk jangka panjang. Namun, penyediaan 16 ribu kamar itu masih tergantung permintaan.
 
ITDC memperkirakan, dalam lima tahun ke depan, akan ada 2 juta wisatawan yang akan memadati Mandalika dalam setahun. Ajang balap Moto GP diharapkan bisa membawa wisatawan ke Mandalika.
 
"2 juta (wisatawan) setahun. Itu di tahun kelima. Sekarang kan masih 1 jutaan. Nanti kita berharap banyak dr MotoGP ini akan membawa wisatawan," ujarnya.
 
(Baca: Presiden Minta Pengusaha Bangun Hotel di Mandalika)
 
Sore tadi, Presiden Joko Widodo juga sudah mengumpulkan sejumlah taipan untuk meminta mereka membangun hotel di Mandalika. Menurut Abdulbar, nantinya ada insentif khusus kepada para pengusaha yang membangun hotel di kawasan ekonomi khusus itu.
 
"Iya karena itu KEK maka tidak ada pajak. Pajak penghasilannya 0 untuk investasi di atas beberapa miliar gitu. Terus ada juga 80 tahun sewa, kita kan enggak beli di sana, tapi sewa. Nanti dapat titlenya, dapat HGB, seperti di Nusa Dua. Cuma bedanya, se-Indonesia yang bisa 80 tahun cuma di Mandalika," jelas Abdulbar.
 
Sementara, infrastruktur penunjang juga terus dibangun oleh pemerintah. Sejauh ini, menurutnya, pemerintah juga telah menggelontorkan Rp450 miliar untuk pembangunan infrastruktur.
 
"Di sana ada 11 kilometer jalan, kemudian pengelolaan air. Tahun ini kita akan launching Rp1,6 triliun karena sudah dapat pendanaan maka kita akan bangun lagi tahun ini untuk jalan, kemudian drainase, pengelolaan air limbah dan listrik. Kemudian solar panel," paparnya.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif