Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu. (metrotvnews/Vania)
Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu. (metrotvnews/Vania)

JK Laporkan Rismon Sianipar Buntut Tuduhan Danai Roy Suryo cs di Kasus Ijazah Jokowi

Adri Prima • 06 April 2026 23:08
Ringkasnya gini..
  • Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), bersama kuasa hukumnya Abdul Haji Talaohu, mendatangi Bareskrim Polri pada Senin, 6 April 2026.
  • JK secara resmi melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar terkait dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan isu ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi.
  • JK menegaskan tidak pernah terlibat dalam polemik ijazah Jokowi, termasuk mendanai pihak tertentu untuk kepentingan politik.
Jakarta: Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), bersama kuasa hukumnya Abdul Haji Talaohu, mendatangi Bareskrim Polri pada Senin, 6 April 2026.
 
JK secara resmi melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar terkait dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
 
“Hari ini kami membuat laporan polisi. Tidak hanya untuk saudara Rismon, tetapi ada beberapa pihak lain yang juga turut kami laporkan," ujar Abdul di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Selain Rismon, Abdul menyebut ada empat pihak lain yang turut dilaporkan, yang sebagian besar merupakan pemilik akun YouTube. Di antaranya Budiyoso Askiliang, Musik Ciamis, Laurencius Irjanbu, serta pemilik akun Nusantara.
Abdul menambahkan, laporan tersebut tidak hanya mencakup dugaan pencemaran nama baik dan fitnah, tetapi juga penyebaran berita bohong (hoaks). Sebelumnya Rismon melontarkan tudingan kalau JK menyerahkan uang Rp5 miliar kepada Roy Suryo untuk mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.
 
"Dia (Rismon) mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang salah satunya menyebutkan bahwa di balik gerakan mempersoalkan ijazah Pak Jokowi, ada pejabat elit. Ia menyebutkan Pak JK menyerahkan duit kepada Roy dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar dan beliau menyaksikan," jelas Abdul.
 

Bantahan JK


Sementara itu, Jusuf Kalla sendiri telah membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah terlibat dalam polemik ijazah Jokowi, termasuk mendanai pihak tertentu untuk kepentingan politik.
 
JK juga menyatakan tidak pernah bertemu langsung dengan Rismon Sianipar serta membantah tudingan bahwa dirinya menggunakan pihak lain untuk menyerang pihak tertentu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>