Sopir Pikap Rombongan Santri Bisa Dijerat Pasal Berlapis

Hendrik Simorangkir 26 November 2018 07:04 WIB
kecelakaan lalulintas
Sopir Pikap Rombongan Santri Bisa Dijerat Pasal Berlapis
Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Ojo Ruslan memberikan keterangan di lokasi kecelakaan, Minggu, 25 November 2018. Medcom.id/Hendrik Simorangkir.
Tangerang: RFA, 18, sopir pikap yang mengalami kecelakaan di jalan layang Green Lake Citiy, Kota Tangerang, bisa dijerat pasal berlapis. RFA diduga lalai dan menyebabkan tiga orang penumpangnya tewas akibat kecelakaan itu.

Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Ojo Ruslan mengatakan RFA masih dirawat intensif di rumah sakit. Polisi masih belum bisa meminta keterangannya.

"Pertama pasal kelalaian yang tidak disengaja dan kelalaian yang disengaja," kata Ojo di lokasi kejadian Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu, 25 November 2018.


Baca: Tiga Santri Tewas Akibat Kecelakaan di Tangerang

Ojo menjelaskan, RFA bisa dijerat Pasal 310 KUHP yaitu kelalaian tak sengaja yang menyebabkan orang lain tewas atau terluka akibat kondisi jalan atau lainnya. Kemudian, RFA juga bisa dijerat Pasal 307 Undang-undang Lalu Lintas tentang muatan berlebih.

Ojo menyebut kondisi RFA berangsur membaik. Petugas pun akan segera meminta keterangan dari sopir mobil pikap nahas yang membawa rombongan santri itu.

"Jika ternyata sopir dalam keadaan yang tidak dalam kondisi sehat, ini juga bisa memperberat hukuman sopir tersebut," kata Ojo.

Baca: Yusuf Mansur Sambangi TKP Kecelakaan Rombongan Santri

Mobil pikap yang ditumpangi 23 santri itu diduga kecelakaan dalam perjalanan pulang usai menghadiri Maulid Nabi Muhammad di Kampung Pondok KH Rosyid, Karang Tengah, Kota Tangerang. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa menjelaskan kronologi kejadian karena masih mengumpulkan informasi di lapangan. 




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id