Metrotvnews.com, Malang: Kementerian Sosial (Kemensos) RI meluncurkan layanan e-Warung Kelompok Usaha Bersama (KUBE)-Program Keluarga Harapan (PKH). E-warung nantinya akan menjalin berbagai pihak untuk kepentingan bersama.Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa mengatakan, layanan e-warung Kube ini nantinya akan menjadi wadah bagi pemerintah dan kelompok usaha bersama dalam menyalurkan berbagai program. Tujuannya, meringankan beban masyarakat kelas bawah.
"Jadi, ini sebetulnya jejaring yang sangat menguntungkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah," kata Khofifah, di lokasi peluncuran e-warung KUBE-PKH di Jalan Ikan Tombro Timur, Kota Malang, Senin (27/6/2016).
Khofifah mengungkapkan, keberadaan e-warung nantinya akan menghubungkan antara KUBE dan PKH yang tentunya difasilitasi oleh pihak perbankan. Pada tahap awal ini, perbankan yang menyanggupi sebagai operator finansial e-Warung adalah BNI.
Khofifah menilai, layanan e-Warung dapat menjadi solusi bagi KUBE. Sebab, e-Warung bisa menjadi wadah pemasaran KUBE yang dihasilkan oleh masyarakat.
"Jadi ini adalah format, punya win win profit. Bank punya menejemen keuangan dan sistem itu sudah sangat canggih. Masyarakat yang berpenghasilan rendah sudah mempunyai kelompok usaha bersama kesulitan menjangkau market," ungkap dia.
Tidak hanya KUBE, e-Warung itu nantinya diharapkan dapat dijadikan wadah penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan oleh pemerintah. Saat ini, Bansos yang bisa digunakan yaitu PKH.
"Keluarga sangat miskin penerima PKH bisa mencairkan uangnya anytime, mereka tidak harus mengantre, mereka bisa menyesuaikan waktunya, mereka pun boleh menyimpan dan bisa juga mencairkanya untuk membeli keperluan sembako," ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Andy Dulung menyatakan, layanan e-Warung merupakan instruksi langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Orang nomor satu di Indonesia itu menginginkan penyaluran dana Bansos tidak lagi diberikan dalam bentuk fisik.
"Alhamdulillah, hari ini bisa kita launching. Kami masih mengembangkan sistem IT-nya," kata Andi.
Andi menjelaskan, layanan e-Warung dapat mempermudah pemerintah dalam penyaluran dana Bansos kepada masyarakat. Sehingga harapan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat semakin cepat terealisasi.
"Mudah mudahan dapat arena sekaligus penangan fakir miskin demi masyarakat yang lebih sejahtera," harapnya.
Selain itu, pihak BNI yang diwakili oleh Wakil Direktur Utama Suprajato mengucapkan terimakasih telah dipercaya sebagai operator finansial e-Warung KUBE. Pihaknya berjanji akan mengembangkan sistim tekhnologi e-warung agar dapat mengakomodir keinginan seluruh pihak.
"BNI terus mendukung program pemerintah termasuk didalmya penyaluran bansos dan untuk itu kami mengucapkan terimakasih yang telah memberikan kepercayaan untuk membangun sistem penyaluran bansos yang terintegrasi dengan e-warung Kube," kata Suprajato.
Dalam penerapanya, BNI akan menggunakan sistem kartu Indonesia Sejahtera Koperasi masyarakat indonesia sejahtera (KMIS). Kartu tersebut akan diserahkan beserta nomor rekening atas nama peserta PKH.
Selain itu, Suprajato menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan akan ada bank lain ikut serta dalam layanan e-Warung tersebut. Rencananya, akan bergabung bank BUMN lainnya guna membantu proses penyaluran dana Bansos kepada seluruh penerima.
"Dibuka juga buat bank lain tidak hanya BNI. Jadi, IT kita sumbangkan," kata Suprajato.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News