Sawah di DIY yang mengering karena kemarau. Foto: Medcom.id
Sawah di DIY yang mengering karena kemarau. Foto: Medcom.id

Panen Tahun Ini Diprediksi Aman

Nasional el nino
Sri Yanti Nainggolan • 12 Februari 2020 16:47
Jakarta: Fenomena El Nino bakal berdampak pada kemunduran proses tanam padi. Namun, El Nino tahun ini diprediksi lemah sehingga tidak berdampak pada panen.
 
"Hujan diperkirakan sampai April. Jadi, panen aman," ujar Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian Husnain di Gedung Kementerian Pertanian, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Ia menjelaskan El Nino menyebabkan musim kekeringan bertambah lama. Akibatnya, masa tanam mundur dua bulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahun lalu, tadinya (mulai tanam) September atau Oktober. Ternyata November baru mulai tanam," tutur dia.
 
Kementan sudah menyiapkan strategi mengantisipasi masalah panen dengan subsidi. Daerah panen yang surplus akan menyubsidi daerah yang tak sesuai target atau gagal panen.
 
Panen Tahun Ini Diprediksi Aman
Petani di Kabupaten Tangerang, memajukan masa panen padi saat kemarau ini untuk menghindari ancaman kekeringan dan berujung gagal panen. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir.
 
Kementerian juga menyiapkan program kawasan di mana pemerintah fokus pada beberapa provinsi produsen komoditas tertentu. Provinsi tersebut akan menyubsidi provinsi lain yang kekurangan stok.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi, jagung, dan kedelai di Jawa Barat mengalami penurunan sepanjang 2015. Ini disebabkan dampak El Nino sepanjang tahun.
 
Sementara produksi padi Provinsi Jawa mengalami penurunan 271,7 ribu ton menjadi 11,3 juta ton, produksi jagung turun 87,1 ribu ton menjadi 959,9 ribu ton, dan produksi kedelai turun 16,3 ribu ton menjadi 98,9 ribu ton sepanjang 2019.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif