Wakil Presiden Jusuf Kalla. MI/Ramdani.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. MI/Ramdani.

JK Sebut Zonasi Untuk Pemerataan Pendidikan

Nasional Sistem Zonasi PPDB 2019
Intan Yunelia • 26 Juni 2019 03:01
Jakarta: Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 mengacu kepada Permendikbud 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Penerapan sistem zonasi ini untuk pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia.
 
"Jadi supaya ada pemerataan, maka jangan anak-anak punya nilai tinggi hanya terkonsentrasi (pada sekolah tertentu)," kata JK, dilansir Antara, Selasa 25 Juni 2019.
 
JK sejalan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy yang menyatakan tak ada lagi stigma sekolah favorit. Sekolah favorit bukan dinilai dari popularitas sekolah melainkan sistem pengajaran yang baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah setelah penerapan sistem zonasi, semua sarana dan prasarana di sekolah merata. Pemerintah daerah harus proaktif tidak hanya mengandalkan pemerintah pusat.
 
(Baca: Mendikbud Minta Masuk PTN Berdasarkan Akreditasi Sekolah Ditiadakan)
 
"Karena itu daerah harus mempunyai inisiatif juga," ujarnya.
 
Sesuai dengan Permendikbud 51 Tahun 2018 tentang zonasi yang sudah direvisi, jalur zonasi dengan kuota 80 persen, jalur prestasi 5 hingga 15 persen dan jalur perpindahan 15 persen. Hal ini direvisi atas kebijakan Presiden Jokowi yang melihat ada beberapa daerah yang mengeluhkan kuota jalur prestasi.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif