Isu Masjid Radikal Tak Perlu Diperdebatkan
Ilustrasi. Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari, Daan Mogot, Jakarta Barat. Foto: MI/Ramdani.
Jakarta: Hasil penelitian tentang 41 masjid di lingkungan pemerintah dinilai tak perlu diperdebatkan. Sebab, data itu adalah data lama yang difokuskan pada penceramah.
 
Ketua Dewan Pengawas Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Agus Muhammad heran hasil penelitian itu kembali muncul. Beberapa waktu lalu salah seorang pejabat di Badan Intelijen Negara (BIN) kembali mengutip hasil penelitian P3M.
 
"Saya tidak tahu apa motifnya, tapi menurut saya ini tidak perlu diperpanjang lagi jadi perdebatan," kata Agus saat dihubungi, Rabu, 21 November 2018.
 
Penelitian ini sejatinya dilakukan P3M pada 29 September hingga 20 Oktober 2017. Agus menyebut penelitian difokuskan terhadap ceramah yang disampaikan para khatib saat ibadah salat Jumat di 100 masjid kementerian, lembaga, dan badan usaha milik negara.
 
Agus mengatakan temuan P3M lebih bersifat indikatif ketimbang konklusif. Sehingga, temuan ini tak perlu digeneralisasi ke semua masjid.
 
"Tidak perlu juga phobia dengan temuan ini, memang ada kecenderungan radikalisme di masjid, tapi tidak semua masjid begitu," jelas Agus.
 
Hampir setahun berlalu, P3M belum menggelar penelitian kembali melihat fenomena ini. Tapi, P3M memantau beberapa masjid yang dindikasi terpapar radikalisme pada penelitian sebelumnya.

Baca: Wakapolri Bantah ada Masjid Radikal

P3M meminta para relawan memantau ceramah yang disajikan masjid tersebut usai rilis hasil penelitian pada 8 Juli 2018. Simpulan sementara ceramah yang disajikan masjid tersebut tak seradikal dulu.
 
"Karena itu tiga bulan kemudian saat teman teman salat Jumat di masjid yang kami riset itu sudah tidak seradikal dulu, hanya saja ini kan pemandangan sekilas ya. Kalau mau memastikan radikal atau tidak ya harus penelitian lagi," jelas dia.
 
Hasil penelitian P3M menyatakan sebanyak 41 dari 100 masjid yang berada di lingkungan kementerian, lembaga, dan badan usaha milik negara terpapar radikalisme. Sebanyak 17 masjid dinilai terpapar radikal tinggi, 17 masjid radikal sedang, dan 7 masjid radikal rendah.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id