Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Herry Jogaswara. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama.
Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Herry Jogaswara. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama.

Masyakat Lokal Perlu Dibekali Mitigasi Bencana

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Ilham Pratama Putra • 27 Desember 2018 13:10
Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut pendidikan mitigasi bencana sangat mendesak. Utamanya untuk masyarat lokal yang berada di kawasan rawan bencana.
 
Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI Herry Jogaswara mengatakan masyarakat lokal belum siap dalam menghadapi bencana.
 
"Masyarakat lokal punya potensi pengetahuan terhadap bencana karena memiliki kedekatan dengan alam. Namun, jika kejadian luar biasa mereka belum siap. Karena itu diperlukan pendidikan bencana," kata Herry di Gedung LIPI, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.
 
Dia mengatakan konsep safe house sangat penting untuk dipenuhi ketika masyarakat ingin mengurangi risiko bencana.
 
"Penduduk harus paham konsep safe house. Ini akan berguna menanggulangi kelompok rentan seperti bayi, balita, anak-anak dan lansia ," kata Herry.

Baca: Pelajaran dari Tsunami Selat Sunda

Apa yang telah dilakukan LIPI bertepatan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta agar pendidikan bencana masuk kurikulum pendidikan di sekolah.
 
Herry mendesak pemerintah untuk mendorong pendidikan mitigasi pada penduduk agar upaya mitigasi berjalan optimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Ini penting buat kita. Untuk segala jenis bencana. Menggerakkan kesadaran masyarakat, karena kecenderungan masyarakat kita sangat cepat melupakan bencana," pungkas Herry.


(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi