Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkuham) Mahfud MD. Foto: MI/Irfan
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkuham) Mahfud MD. Foto: MI/Irfan

Karantina WNI di Natuna Tak Membahayakan Warga

Nasional Virus Korona evakuasi wni
Theofilus Ifan Sucipto • 04 Februari 2020 14:15
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menjamin keamanan warga Natuna. Dia memastikan karantina 238 Warga Negara Indonesia (WNI) di Natuna dilakukan secara profesional.
 
"Penyelesaian pemulangan WNI di sana akurat dan tidak membahayakan masyarakat Natuna," kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa, 4 September 2020.
 
Bahkan, kata Mahfud, Menteri Kesehatan Agus Terawan Putranto telah memberi jaminan. Jajaran Kementerian Kesehatan memimpin proses karantina dan memastikan keamanan kesehatan bagi petugas lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karantina WNI di Natuna Tak Membahayakan Warga
WNI dari Wuhan mendarat di bandara Hang Nadim batam sebelum dikarantina di Natuna. Foto: Dok Kemenlu
 
"Bapak Menkes tadi mengatakan menjaminkan badannya untuk bertindak lebih dulu dibanding yang lain," ucapnya.
 
Mahfud menjelaskan pemerintah bakal cermat menganalisis situasi di Natuna. Dia berjanji pemerintah bakal terus berkomunikasi dengan masyarakat Natuna.
 
Di sisi lain, Mahfud membeberkan gerak cepat pemerintah merespons isu virus korona. Dia mengatakan Indonesia relatif paling cepat dan tepat menganani masalah korona ketimbang 38 negara lain yang menghadapi hal serupa.
 
"Operasi kemanusiaan ini sebenarnya dipuji oleh masyarakat internasional," kata dia.
 
Sebelumnya, ratusan warga Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, berunjuk rasa di gerbang Bandara Lanud Raden Sadjad (RSA) Ranai, Sabtu, 1 Februari 2020. Massa menolak rencana pemerintah menjadikan Kabupaten Natuna sebagai tempat karantina WNI dari Tiongkok.
 
"Kami minta agar WNI dari Wuhan tidak turun di Natuna. Pada intinya berikan kepastian kepada kami," kata anggota DPRD Natuna, Wan Aris Munandar, yang turut dalam aksi di lokasi.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif