Jakarta: Di tengah padatnya aktivitas ibadah di Madinah, kemampuan mengenali akses keluar-masuk menjadi faktor penting bagi keselamatan jemaah. Salah satu panduan krusial yang kini ditekankan pemerintah adalah mengenali warna dan nomor pintu di Masjid Nabawi untuk mempermudah mobilitas sekaligus mempercepat penanganan darurat.
Kementerian Haji dan Umrah RI sangat menyarankan agar setiap jemaah memahami sistem penandaan ini. Pengetahuan ini bukan sekadar alat bantu jalan, melainkan prosedur keselamatan yang vital saat jemaah membutuhkan pertolongan medis mendadak atau ketika terpisah dari rombongan besar.
Pintu hijau hingga merah
Mengutip laman HIMPUH, Sabtu, 2 Mei 2026, Masjid Nabawi memiliki sejumlah pintu dengan kode warna dan nomor berbeda yang masing-masing mengarah ke titik-titik penting. Berikut rinciannya:
Pintu Hijau (Nomor 301-308, 365-370): Berada di sisi selatan. Ini adalah akses utama bagi jemaah yang ingin berziarah ke makam Rasulullah SAW dan area Raudhah. Pintu ini sejajar dengan Sektor 5.
Pintu Ungu (Nomor 309-313): Terletak di sisi barat daya. Pintu ini dekat dengan Masjid Al Ghamama dan Masjid Abu Bakar. Yang paling penting, Pintu 310 adalah akses utama menuju titik distribusi air zamzam dalam jumlah besar.
Pintu Biru (Nomor 344-364): Berada di sisi timur. Jika kamu ingin ke pemakaman Baqi (Maqbarah Baqi), lewatlah jalur ini. Pintu ini juga terhubung dengan layanan kesehatan Bab Jibreel Health Care (UCC Level 2).
Pintu Oranye (Nomor 314-327): Terletak di sisi barat. Pintu ini mengarah ke arah Pasar Bilal dan Taman Saqifah, serta sejajar dengan wilayah Sektor 3 dan 4.
Pintu Merah (Nomor 328-343): Berada di sisi utara. Inilah pintu yang paling sering dilewati jemaah Indonesia karena mengarah langsung ke kawasan hotel dan pusat perbelanjaan.
Panduan cepat arah pintu Nabawi
Agar tidak tertukar, jemaah dapat mengingat "contekan" sederhana berikut ini untuk orientasi arah:
Pintu Merah : Arah hotel dan pusat belanja (Utara)
Pintu Oranye : Pasar Bilal (Barat)
Pintu Ungu : Distribusi Zamzam (Barat Daya)
Pintu Hijau : Area Ziarah dan Raudhah (Selatan)
Pintu Biru : Maqbarah Baqi dan layanan kesehatan (Timur)
Dengan memahami kode warna ini, perjalanan ibadahmu di Tanah Suci akan terasa lebih tenang, nyaman, dan tentunya aman dari risiko tersesat. Jangan lupa bagikan informasi ini ke rombonganmu ya!
Jakarta: Di tengah padatnya aktivitas ibadah di Madinah, kemampuan mengenali akses keluar-masuk menjadi faktor penting bagi keselamatan jemaah. Salah satu panduan krusial yang kini ditekankan pemerintah adalah mengenali warna dan nomor pintu di Masjid Nabawi untuk mempermudah mobilitas sekaligus mempercepat penanganan darurat.
Kementerian Haji dan Umrah RI sangat menyarankan agar setiap jemaah memahami sistem penandaan ini. Pengetahuan ini bukan sekadar alat bantu jalan, melainkan prosedur keselamatan yang vital saat jemaah membutuhkan pertolongan medis mendadak atau ketika terpisah dari rombongan besar.
Pintu hijau hingga merah
Mengutip laman HIMPUH, Sabtu, 2 Mei 2026, Masjid Nabawi memiliki sejumlah pintu dengan kode warna dan nomor berbeda yang masing-masing mengarah ke titik-titik penting. Berikut rinciannya:
Pintu Hijau (Nomor 301-308, 365-370): Berada di sisi selatan. Ini adalah akses utama bagi jemaah yang ingin berziarah ke makam Rasulullah SAW dan area Raudhah. Pintu ini sejajar dengan Sektor 5.
Pintu Ungu (Nomor 309-313): Terletak di sisi barat daya. Pintu ini dekat dengan Masjid Al Ghamama dan Masjid Abu Bakar. Yang paling penting, Pintu 310 adalah akses utama menuju titik distribusi air zamzam dalam jumlah besar.
Pintu Biru (Nomor 344-364): Berada di sisi timur. Jika kamu ingin ke pemakaman Baqi (Maqbarah Baqi), lewatlah jalur ini. Pintu ini juga terhubung dengan layanan kesehatan Bab Jibreel Health Care (UCC Level 2).
Pintu Oranye (Nomor 314-327): Terletak di sisi barat. Pintu ini mengarah ke arah Pasar Bilal dan Taman Saqifah, serta sejajar dengan wilayah Sektor 3 dan 4.
Pintu Merah (Nomor 328-343): Berada di sisi utara. Inilah pintu yang paling sering dilewati jemaah Indonesia karena mengarah langsung ke kawasan hotel dan pusat perbelanjaan.
Panduan cepat arah pintu Nabawi
Agar tidak tertukar, jemaah dapat mengingat "contekan" sederhana berikut ini untuk orientasi arah:
Pintu Merah : Arah hotel dan pusat belanja (Utara)
Pintu Oranye : Pasar Bilal (Barat)
Pintu Ungu : Distribusi Zamzam (Barat Daya)
Pintu Hijau : Area Ziarah dan Raudhah (Selatan)
Pintu Biru : Maqbarah Baqi dan layanan kesehatan (Timur)
Dengan memahami kode warna ini, perjalanan ibadahmu di Tanah Suci akan terasa lebih tenang, nyaman, dan tentunya aman dari risiko tersesat. Jangan lupa bagikan informasi ini ke rombonganmu ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)