Massa aksi lari berhamburan menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi di Jalan Wahid Hasyim, depan gedung Bawaslu, Jakarta. Foto: MI/Ramdani.
Massa aksi lari berhamburan menghindari gas air mata saat terlibat bentrok dengan polisi di Jalan Wahid Hasyim, depan gedung Bawaslu, Jakarta. Foto: MI/Ramdani.

Kejaksaan Terima Berkas 447 Tersangka Kerusuhan Pemilu

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Kautsar Widya Prabowo • 17 Juni 2019 19:07
Jakarta: Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk para tersangka kerusuhan 21-22 Mei 2019 telah diterima pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Catatan perkara untuk 447 tersangka dalam demo massa penolak Pemilu itu dibagi dalam 14 berkas.
 
"Sudah ada, jumlahnya sekitar 14 SPDP, jadi Kejaksaan Tinggi sudah menerima semua dari Polda," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Mukri di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kejaksaan, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin, 17 Mei 2019.
 
Baca:Pengusutan Kerusuhan 22 Mei Diminta Dipercayakan kepada Polri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaksa-jaksa untuk mengawal jalannya sidang perkara tersebut juga sudah disiapkan. Kejaksaan akan menerjunkan 70 orang jaksa untuk memberikan tuntutan yang dinilai pantas untuk para tersangka.
 
"Jaksa yang ditunjuk masing-masing untuk 14 SPDP adalah terdiri dari empat sampai lima orang," tuturnya.
 
Baca:Polisi Tangkap 4 Pembakar Mobil Brimob di Aksi 22 Mei
 
Sebelumnya, Polisi menetapkan status tersangka terhadap 447 orang yang diduga melakukan kerusuhan 21-22 Mei 2019 di depan kator Bawaslu, Jakarta. Sebanyak 67 di antaranya masih berusia di bawah umur.
 
Massa aksi menolak hasil Pemilu 2019 itu membakar ban serta melempari aparat keamanan yang menjaga demonstrasi. Massa juga merusak gerai cepat saji di pusat perbelanjaan Sarinah.
 
Kepolisian bertindak cepat dengan menangkap ratusan pembuat onar tersebut. Para pelaku yang ditangkap merupakan bagian dari massa perusuh. Mereka terpisah dari massa aksi damai yang berdemonstrasi di depan Bawaslu.
 
Penangkapan dilakukan di beberapa titik kerusuhan. Titik itu adalah Jalan MH Thamrin, depan Kantor Bawaslu, daerah Monumen Patung Kuda Arjuna Wiwaha, kawasan Menteng, Slipi, dan Petamburan.

 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif