Ketua DPR Bambang Soesatyo. MI/Susanto.
Ketua DPR Bambang Soesatyo. MI/Susanto.

Pengusutan Kerusuhan 22 Mei Diminta Dipercayakan kepada Polri

Nasional kerusuhan Demo Massa Penolak Pemilu
Arga sumantri • 17 Juni 2019 14:43
Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus kerusuhan 22 Mei belum diperlukan. Bamsoet meminta seluruh pihak mempercayakan pengusutan penyebab meninggalnya korban kerusuhan 22 Mei kepada Polri.
 
"Sebaiknya kita percayakan kepada Kepolisian, dan semuanya kan sebagian besar sudah diungkap ke publik ya," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.
 
Baca: Interogasi ke Kivlan Zen Fokus Ungkap Penyandang Dana

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bamsoet menyarankan seluruh pihak sabar menunggu hasil penyidikan Polisi. Politikus Golkar itu yakin Polisi mengumumkan hasil penyidikan dalam waktu dekat.
 
"Karena belum diumumkan pun sebelumnya fakta-fakta yang ada sudah diungkap dan sudah beredar dan sudah menjadi pengetahuan umum publik," ujarnya.
 
Bamsoet menambahkan Polisi harus mengungkap aktor di balik kerusuhan tersebut. Polisi bisa mengkorek kesaksian dari sejumlah tersangka yang sudah ditangkap.
 
Menurut Bamsoet, banyak hal yang harus diungkap polisi terkait kerusuhan 22 Mei. Termasuk, benar tidaknya ada peluru tajam hingga sumber peluru tajam tersebut.
 
Baca: Polisi Tangkap 4 Pembakar Mobil Brimob di Aksi 22 Mei
 
"Harus didalami terkait juga dengan beberapa isu bahwa ada penembak gelap, ini perlu penjelasan lebih lanjut agar publik bisa mendapat keterangan yang lugas, jelas, dan tuntas. Agar tidak jadi beban sejarah di kemudian hari," pungkas politikus Golkar itu.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif