Ilustrasi. Medcom.id/Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Rizal.

Perempuan Semakin Diandalkan dalam Aksi Teror

Nasional terorisme Teror Bom di Surabaya Teror di Mapolda Riau penggerebekan di tangerang Tangkal Radikalisme
Faisal Abdalla • 22 Mei 2018 20:21
Jakarta: Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) Sidney Jones menilai ada perubahan pola tindak terorisme. Teroris yang terafiliasi dengan ISIS mengandalkan perempuan untuk menjadi pelaku teror.
 
"Memang ada evolusi dan sulit kembali ke masa lalu, perempuan akan memainkan suatu peranan penting di masa depan," kata Jones saat diskusi bertema Menguak Fakta Aktual Radikalisme dan Terorisme di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa 22 Mei 2018.
 
Jones menilai keterlibatan perempuan yang semakin aktif dalam kegiatan terorisme dipengaruhi oleh kemajuan teknologi informasi. Perempuan yang terjerumus dalam terorisme awalnya aktif di media sosial jaringan teroris dengan menyamarkan identitas diri (anonymous).
 
"Kemudian laki-laki melihat perempuan sebagai pihak yang tidak akan dicurigai," imbuhnya.

Baca: Perempuan dan Anak dalam Aksi Terorisme

Meski begitu, Jones menilai serangkaian aksi teror di Surabaya beberapa waktu lalu justru mengindikasikan jaringan teroris mulai melemah.
 
"Yang terjadi di Surabaya menurut saya bukan sebagai indikasi kekuatan ekstremis tapi justru indikasi melemah. Kalau kita lihat pelaksanaan di daerah lain justru pada saat suatu kelompok mulai menurun pangaruhnya, mereka cari taktik yang spektakuler untuk muncul di depan umum," ucapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi