Wakil Presiden Ma'ruf Amin melepas tukik di Pantai Kuta, Bali. Dokumen BPMI Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin melepas tukik di Pantai Kuta, Bali. Dokumen BPMI Setwapres

Jaga Kelangsungan Hidup Penyu, Wapres Lepas Tukik Ke Laut

Nasional bali maruf amin Penyu Pelepasan Anak Penyu ke Laut
Fetry Wuryasti • 10 Mei 2022 10:59
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin melepas anak penyu atau tukik di Pantai Kuta atau belakang Kuta Beach Sea Turtle Conservation Center (KBSTCC), Badung, Bali. Kegiatan diawali dengan doa bersama untuk memanjatkan harapan agar kelestarian hidup penyu di alam bebas dapat terus berlangsung di tengah tantangan alam dari predator, perubahan iklim, maupun tangan jahil manusia.
 
Dengan berjongkok, Wapres dan sang istri, Wury Ma'ruf Amin, secara perlahan melepaskan tukik ke alam bebas yang diikuti langkah alami para anak penyu ke arah laut.
 
Founder KBSTCC I Gusti Ngurah Tresna memaparkan tentang siklus hidup penyu yang nantinya akan kembali ke tempat pertama hewan tersebut menetas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Habitat penyu ada di tengah laut, 60 jam berenang, empat hari tidak makan, berenang terus, nantinya 25 tahun kemudian akan kembali ke tempat menetas,” kata I Gusti, Bali, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Namun, pengelola yang sudah mengabdi selama 20 tahun tersebut menyayangkan, rentannya siklus hidup penyu membuat tak banyak tukik yang mampu bertahan hidup. "(Hanya satu) yang dapat bertahan hidup dari 1.000 anak penyu,” terang dia.
 
Baca: Ma'ruf Amin: Pembangunan Jangan Korbankan Generasi Masa Depan
 
Di sisi lain, relawan terlatih dari KBSTCC Yossy Wijaya, turut menjelaskan mitologi dari penyu tersebut. Penyu secara mitologi memiliki mitos sebagai pembawa berkah keberuntungan dan usia panjang serta sebagai penjaga laut dan bumi ini.
 
"Dan, secara ekologi kehidupan laut, mereka adalah indikator bahwa pinggiran laut itu sehat airnya dan bebas polusi sehingga aman untuk berenang dan berwisata,” ungkap Yossy.
 
KBSTCC dibentuk sebagai bagian dari proses perlindungan satwa penyu yang datang bertelur di Pantai Kuta. Proses perlindungan berupa konservasi relokasi telur penyu hingga proses menetas dan akan dilepas kembali ke laut usai penetasan.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif