BNP2TKI Pastikan TKI di Malaysia Dapat Bantuan Hukum
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNP2TKI Servulus Bobo Riti. Foto: MTVN/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memastikan TKI yang ditahan di Malaysia dapat bantuan hukum. BNP2TKI telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi masalah itu.
 
"Kami telah komunikasi dengan perwakilan Republik Indonesia (RI) di Malaysia. Para TKI dipastikan dalam perlindungan hukum," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNP2TKI, Servulus Bobo Riti, kepada Medcom.id, Selasa,  13 Februari 2018.
 
Servulus mengatakan, Pemerintah Malaysia memang rutin melakukan razia untuk menertibkan pekerja asing. Servulus mengatakan, penangkapan sudah diketahui pihak keluarga TKI.

Baca: KBRI Singapura Benarkan Ada Skema Baru Perlindungan TKI
 
Dia mengungkapkan, Pemerintah Malaysia tidak hanya menahan TKI, tetapi juga warga negara lain. Dari razia yang dilakukan pada Januari 2018, sebanyak 227 orang yang ditahan dan 103 di antaranya TKI.
 
Servulus menegaskan, proses penempatan para TKI sudah sesuai prosedur melalui Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) dan agensi di Malaysia.
 
Menurutnya, kejadian ini lantaran adanya praktek salah izin dan outsourching.
 
"Praktik salah permit (izin) itu adalah kondisi nyata dialami TKI. Kontrak kerja seharusnya ditempatkan di Johor Bahru tetapi pada kenyataannya bekerja di Malaka," ujarnya.





(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id