Ilustrasi Stasiun Gambir. Foto: Medcom.id/Muhammad Al Hasan
Ilustrasi Stasiun Gambir. Foto: Medcom.id/Muhammad Al Hasan

Penumpang Kereta Diminta Atur Waktu Keberangkatan

Nasional Sidang Sengketa Pilpres 2019
Theofilus Ifan Sucipto • 27 Juni 2019 09:36
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau penumpang mengatur waktu keberangkatan ke Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Pasalnya, beberapa ruas jalan ditutup jelang pembacaan putusan sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).
 
Senior Manager Humas Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan penutupan jalan berdampak pada akses penumpang menuju Stasiun Gambir. Dia memprediksi kemacetan lalu lintas terjadi di sekitar stasiun.
 
"Guna mengantisipasi risiko serta meminimalisasi keterlambatan, kami mengimbau penumpang mengatur waktu keberangkatan," kata Eva dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati begitu, Eva memastikan, operasional kereta api (KA) tetap berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). PT KAI tidak memberlakukan rekayasa pola operasi berhenti luar biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.
 
Eva menjelaskan ada 35 keberangkatan KA dari Stasiun Gambir, yang terdiri dari 32 KA reguler dan 3 KA tambahan. Dia memperkirakan ada 13.061 penumpang yang berangkat dan 13.924 penumpang yang turun dari stasiun Gambir.
 
(Baca juga:Penumpang Transjakarta Diimbau Berangkat Lebih Awal Hari Ini)
 
“Sedangkan untuk rata-rata penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir setiap harinya ada sekitar 10 ribu penumpang saat hari kerja dan 15 ribu saat akhir pekan,” jelas dia.
 
PT KAI Daop 1 Jakarta juga menambah petugas keamanan di Stasiun Gambir. PT KAI menurunkan 28 petugas keamanan dan dua petugas dari TNI.
 
“Untuk keamanan sesuai SOP yang ada pemeriksaan barang bawaan juga menggunakan metal detector di area boarding gate,” imbuh Eva.
 
Eva mengingatkan penumpang menyiapkan kartu identitas asli saat melakukan pemeriksaan boarding pass. Penumpang juga diminta memastikan nama yang tertera pada tiket atau kode booking sesuai dengan nama di kartu identitas untuk mempercepat proses pemeriksaan.
 
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menutup dan mengalihkan arus lalu lintas di sekitar gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat saat putusan sengketa pilpres. Penutupan ini salah satu wujud pengamanan dari kepolisian.
 
Rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Maka, jadwal pasti penerapan dan penormalan kembali arus lalu lintas disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif