Unjuk rasa pengemudi driver online di Kantor Grab, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Unjuk rasa pengemudi driver online di Kantor Grab, Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Pengemudi Transportasi Online Gelar Demonstrasi

Nasional ojek online taksi online
Fachri Audhia Hafiez • 10 September 2018 12:22
Jakarta: Para pengemudi taksi dan ojek online yang berafiliasi dalam Gerakan Jabodetabek Bersatu menggelar unjuk rasa dengan tema Gerhana (Gerakan Hantam Aplikator Nakal). Titik kumpul aksi di Kantor Grab Indonesia Gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan.
 
Aksi yang dihadiri ratusan pengemudi taksi maupun ojek online itu rencananya akan konvoi dari Jalan Kuningan Persada-Rasuna Said-Gedung Lippo Kuningan. Jumlah masa yang hadir diperkirakan mencapai ribuan orang, dengan 350 mobil dan 100 motor.
 
"Bentuk unjuk rasa orasi dan aksi damai. Peralatan yang kami bawa mobil komando, bendera, atribut dan spanduk," kata Humas Aksi, Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 10 September 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pantauan Medcom.id, ratusan pengemudi sudah memadati area depan Gedung Lippo Kuningan. Ratusan polisi juga nampak melakukan penjagaan di tiap titik akses pintu gedung.
 
Mobil peserta aksi juga membuat kemacetan di Jalan HR Rasuna Said. Petugas dari Dinas Perhubungan juga nampak mengatur arus lalu lintas yang mengarah ke Menteng.
 
Baca: Aplikasi Taksi Daring Mudah Disalahgunakan
 
Dalam aksi itu, para peserta demo menuntut lima hal. Pertama, menagih janji aplikator. Kedua, menolak keras aplikator menjadi perusahaan transportasi.
 
"Ketiga, menolak keras eksploitasi terhadap driver online. Keempat menolak keras kartelisasi dan monopoli bisnis transportasi online," ucap Dedi.
 
Tuntutan terakhir, mereka meminta pemerintah mengusir Grab dan Go-Jek bila aspirasi mereka tidak dipenuhi.
 
"Kelima, bila aplikator tidak memenuhi tuntutan kami, maka Kami akan meminta kepada pemerintah agar mengusir Grab dan Gojek dari bumi pertiwi dan membuatkan aplikasi pemerintah," tegas Dedi.
 
Peserta aksi rencananya akan melakukan aksi lanjutan pada Rabu, 12 September 2018 yang berpusat di Kantor Go-Jek, Blok M, Jakarta Selatan dan Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi