Polisi menjaga keamanan. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Polisi menjaga keamanan. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Mesuji Kondusif

Nasional bentrokan
Cindy • 18 Juli 2019 15:15
Jakarta: Mabes Polri menyatakan situasi di Register 45 Mesuji, Lampung, kondusif. Sebanyak 500 personel gabungan TNI-Polri masih berjaga di lokasi bentrok antarwarga.
 
"Informasi dari jajaran Polda Lampung sampai dengan hari ini semuanya bisa ditangani, situasi sudah terkendali," kata Kepala Bagian Penerangan Masyarakat (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Juli 2019.
 
Asep menjelaskan duduk perkara bentrokan ialah upaya pengolahan tanah dari dua kelompok, Mekar Jaya dan Mesuji Raya. Mekar Jaya ingin mengolah tanah tersebut, sedangkan Mesuji Raya mengeklaim pemilik tanah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini adalah lokasi hutan lindung yang sebenarnya tidak boleh untuk upaya pengolahan swadaya masyarakat atau kelompok tertentu," ucap Asep.
 
Dia membenarkan riwayat konflik pertanahan di Mesuji, Lampung. Hal yang sama sempat terjadi pada 2016. "Yang menjadi latar belakang persoalan itu sama, persoalan mengolah lahan di sana," terang dia.
 
Pihaknya masih menyelidiki kasus untuk mencari pelaku bentrokan. Korps Bhayangkara, jelas dia, akan memeriksa kedua kelompok berkonflik.
 
"Kita masih melakukan pendalaman terhadap dua kelompok ini. Tentunya kita lihat dari peristiwa bagaimana itu terjadi dan peran mereka masing-masing," ucap Asep.
 
Bentrokan kelompok Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya bermula dari pembajakan lahan. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 17 Juli 2019, sekitar pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM.
 
Baca:Korban Tewas Bentrok di Mesuji Dimakamkan
 
Pada pukul 11.00 WIB, alat berat bajak kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya datang. Mereka kemudian membajak lahan seluas setengah hektare milik Yusuf, 41, salah satu anggota kelompok Mekar Jaya Abadi.
 
Kegiatan pembajakan tersebut kemudian diketahui satu dari kelompok Mekar Jaya Abadi. Mengetahui itu, warga tersebut memukul kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak tersebut.
 
Warga kemudian menanyakan siapa yang memerintahkan pembajakan tersebut. Tidak lama, operator bajak disuruh pulang. Ia kemudian kembali ke area pembajakan membawa rekannya dan langsung menyerang kelompok Mekar Jaya.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif