Ketua Bidang Pembinaan Hukum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Amir Karyatin di KPK - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Ketua Bidang Pembinaan Hukum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Amir Karyatin di KPK - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Pejabat KONI Menyambangi KPK

Nasional OTT Pejabat Kemenpora
Kautsar Widya Prabowo • 21 Desember 2018 19:02
Jakarta: Ketua Bidang Pembinaan Hukum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Amir Karyatin menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, 21 Desember 2018 sore. Dia didampingi Wakil Bidang Pembinaan Hukum KONI Eko Puspitono.
 
Amir mengaku kedatangannya untuk menyampaikan surat. Namun, dia tak menjelaskan surat yang dimaksud.
 
"Belum nanti sajalah, nanti kita berikan press rilisnya," ujar Amir di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta Pusat, Jumat, 21 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak mengaku pejabat KONI datang untuk memberikan surat kuasa pada Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy. Jhonny ditahan usai terlibat kasus suap.
 
"(Surat kuasa) Jhonny," imbuh dia.
 
(Baca juga:KPK Endus Dugaan Korupsi Lain di Kemenpora)
 
Namun, Yuyuk juga belum mengetahui detail surat yang diserahkan. "Mesti cek lagi, tetapi yang jelas memang surat kuasa tetapi penjelasan detailnya saya belum dapat," tambah dia.
 
KPK sebelumnya menetapkan Deputi IV Prestasi Olahraga Kementerian Olahraga (Kemenpora) Mulyana (MUL) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penyaluran bantuan dari Pemerintah melalui Kementerian Olahraga (Kemenpora) kepada KONI tahun anggaran 2018. Dia ditetapkan bersama empat orang lainnya pasca tertangkap tangan, Selasa, 18 Desember 2018.
 
Mereka ialah Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH); Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy (JEA); Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora Adi Purnomo (AP) dan Staf Kementerian Pemuda Olahraga Eko Triyanto (ET).
 
Dalam kasus ini, Adi dan Eko diduga telah menerima uang suap sebanyak Rp318 juta dari Ending dan Jhony. Sedangkan, Mulyana telah menerima uang dalam beberapa tahap.
 
(Baca juga:Dokumen Penting Disita dari Ruang Imam Nahrawi)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif