Koordinator Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan (Satgas) PMK, Wiku Adisasmito
Koordinator Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan (Satgas) PMK, Wiku Adisasmito

Ini Jurus Pemerintah Cegah Penularan PMK

Antara • 21 September 2022 06:37
Jakarta: Pemerintah mengambil sejumlah langkah-langkah untuk mencegah penularan penyakit mulu dan kuku (PMK) di Indonesia. Salah satunya mengimbau masyarakat untuk tidak lengah menjaga seluruh pintu masuk di Indonesia.
 
“Pada dasarnya, sudah merupakan tugas seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk dapat menjaga titik-titik masuk di Indonesia ini,” kata Koordinator Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan (Satgas) PMK, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers perkembangan penanganan PMK yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa, 20 September 2022.
 
Wiku menuturkan ada banyak titik masuk di Indonesia dalam kegiatan lalu lintas hewan secara legal maupun ilegal. Pintu-pintu masuk itu tersebar melalui jalur darat, udara, dan laut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banyaknya celah virus PMK untuk masuk, membuat otoritas yang berwenang dalam lalu lintas hewan ternak di setiap perbatasan memiliki peran yang sangat penting dalam melakukan skrining data setiap komoditi yang masuk dan keluar dari suatu daerah.
 
Namun, skrining tersebut tidak boleh hanya difokuskan pada kualitas produk-produk yang diperdagangkan. Skirining dan pemeriksaan yang dilakukan juga harus memperhatikan manusia, kendaraan, dan barang-barang lainnya yang datang bersama hewan ternak tersebut.
 
Wiku mengatakan penerapan pengamanan biosecurity di titik-titik pintu masuk dan keluar menjadi kunci kritis dalam mencegah penyebaran PMK di area yang lebih luas. Baik melalui perpindahan manusia, hewan atau produk segar hewan, serta kendaraannya.
 
“Perlu saya sampaikan bahwa virus dapat terbawa melalui bukan hanya hewan atau produk hewan. Namun menempelnya virus juga lewat pada manusia, kendaraan dan barang-barang lainnya,” kata Wiku.
 

Baca: Satgas PMK: 2,4 Juta Hewan Ternak Sudah Divaksin


Wiku juga mengimbau Satgas PMK di daerah terus menggencarkan sosialisasi kepada para peternak mengenai pengamanan biosecurity yang efektif dilakukan di peternakan masing-masing. Sehingga, kegiatan ekonomi dapat kembali berjalan dengan baik.
 
Sedangkan bagi dokter hewan dan paramedik hewan di kabupaten/kota dapat memberikan pengobatan kepada ternak yang sakit semaksimal mungkin agar cepat pulih dari gejala klinisnya, sambil mengedukasikan jenis gejala klinis, serta tata cara pelaporan kasus di daerah.
 
Wiku juga meminta pemerintah dapat segera menuntaskan pemberian bantuan potong syarat tahap satu dan tahap dua, seperti yang telah dilakukan di Bali dan dapat diterapkan di seluruh pelosok negeri.
 
“Terakhir untuk upaya potong syarat, saya mengimbau agar pemerintah dapat segera melakukan pembayaran bantuan potong syarat terhadap ternak yang telah didaftarkan dan telah memenuhi persyaratan administrasi,” ucap dia.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif