Pendiri Kaskus Andrew Darwis. Foto: MI/Adam Dwi
Pendiri Kaskus Andrew Darwis. Foto: MI/Adam Dwi

Kasus Penipuan Pendiri Kaskus Bukan Barang Baru

Nasional penipuan
Siti Yona Hukmana • 18 September 2019 03:20
Jakarta: Kasus penipuan pinjaman uang yang diduga dilakukan oleh pendiri Kaskus, Andrew Darwis ternyata pernah dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Namun, terlapornya bukan Andrew melainkan direktur keuangan Andrew, Susanto.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan hal itu, bahkan sudah ada penetapan tersangka. "Yang di Krimum ada beberapa tersangka ya, untuk jumlah saya belum tahu pasti," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 17 September 2019.
 
Sejumlah tersangka itu telah dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya. Kemudian, penyidik juga telah mengirimkan berkas tahap pertama ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang di Krimum sudah dikirim berkasnya ya," ujar Argo.
 
Sebelumnya, korban penipuan pinjaman uang Titi Sumawijaya Empel mengatakan laporan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya dilayangkan pada 23 Januari 2019 lalu. Titi melaporkan Susanto, karena sertifikat gedung miliknya berganti nama menjadi Susanto.
 
"Di Jatanras Krimum sudah ada lima yang dipenjarakan. Ada Susanto, notaris, Kevin, dan Timi yang awal mulanya dia memperkenalkan (dengan tangan kanan Andrew, David Wira) sekaligus salah satu diduga otaknya dari kasus ini," beber Titi.
 
Kemudian, selang dua minggu sertifikat gedung Titi beralih nama lagi menjadi nama Andrew Darwis. Maka itu, Titi melaporkan Andrew pada 13 Mei 2019 ke Ditreskrimsus atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
 
Argo mengatakan, kasus yang dilaporkan Titi ke Ditreskrimsus itu tengah diselidiki oleh penyidik. Saat ini, penyidik tengah fokus menggali keterangan terhadap pelapor, Titi.
 
"Kemudian yang di Krimsus berkaitan berkaitan jual menjual tanah ada sewa tanah dan ganti pemilik itu sedang kita cek," aku Argo.
 
Kasus ini bermula saat Titi meminjam uang kepada Andrew pada November 2018 lalu. Ia meminjam uang Rp15 miliar dengan menjaminkan sertifikat gedung miliknya yang terdapat di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.
 
Setelah sertifikat diagunkan, uang yang cair hanya Rp3 miliar. Kemudian, sertifikat gedung Titi beralih nama dua kali, yakni Susanto dan Andrew.
 
Titi menduga telah berhubungan dengan sindikat penipuan. Untuk itu, ia melaporkan Andrew ke Polda Metro Jaya. Laporannya teregistrasi dengan nomor LP/2959/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.
 
Bos Kaskus itu dilaporkan dengan Pasal 263 ayat 2 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU).
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif