Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Steering Comittee Piala Presiden Maruarar Sirait (baju merah). Foto: Medcom.id/Nur Azizah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Steering Comittee Piala Presiden Maruarar Sirait (baju merah). Foto: Medcom.id/Nur Azizah

Insiden Piala Presiden, Maruarar Minta Maaf ke Anies

Nasional piala presiden 2018
Monica Felicitas Gracia V • 19 Februari 2018 15:54
Jakarta: Insiden viralnya video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ditahan oleh protokoler kepresidenan saat pemberian hadiah kepada Persija Jakarta pada final Piala Presiden 2018, Sabtu 17 Februari 2018 lalu, ditanggapi oleh Steering Commitee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Senin, 19 Februari 2018, Ara, sapaan Maruarar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Gunernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Logika saya, justru dia (Anies) yang menerima hadiah (naik bersama para pemain Persija) karena memakai baju Persija. Tapi, logika saya salah," kata Ara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Ara mengaku tak berniat buruk untuk tak mengajak Anies ke podium. Sebagai bukti, kata dia, dalam final Piala Presiden 2018 kemarin, Anies duduk berjarak tiga bangku dari tempat Presiden Jokowi. Dan saat Persija mencetak gol, Jokowi juga menyalami Anies. "Acara kemarin yang membuat nama-nama pendamping Jokowi adalah saya. Jadi, dalam masalah ini, tidak ada yang patut disalahkan. Satu-satunya adalah saya," ujar Ara.

Dalam pemberian hadiah kepada Persija Jakarta dalam Final Piala Presiden 2018 lalu, Jokowi hanya didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

"Saya kurang mengerti masalah protokoler. Ini bukan salah Paspamres, mereka hanya menjalankan tugas dari data yang diperoleh dari saya," kata Ara.

Baca: Maruarar Menduga Ada yang tak Senang Jokowi-Anies Kompak

Bahkan sebelum pertandingan, ia juga mengatakan sempat berbincang dengan Anies di ruang VIP hingga usai pertandingan. Dirinya juga mengaku paling merasa bersalah karena perhatiannya sibuk ikut mengangkat perlengkapan untuk dibawa ke tengah lapangan sebagai podium untuk menjamu juara Piala Presiden.

"Hingga saat ini kami baik-baik saja (dengan Anies), kalau ada pihak yang menganggap ini serius, saya tidak tahu lagi," imbuh dia.

Ara mengucapkan terima kasih kepada Anies lantaran dalam final Piala Presiden 2018, Pemprov DKI Jakarta mengerahkan tenaga dalam urusan kebersihan. Operasional Transjakarta juga diperpanjang hari itu.

"Anies dan Jokowi adalah sahabat saya. Kami saat ini baik-baik saja," ujar dia.




(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi