Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Kenaikan Harga Tiket Pesawat Disebut Masih Wajar

Nasional bisnis maskapai industri pesawat
Theofilus Ifan Sucipto • 12 Januari 2019 15:13
Jakarta: Kenaikan harga batas bawah ongkos pesawat udara sebanyak 5% membikin harga tiket ikut melambung. Kenaikan ini mendapat penolakan dari netizen. 

Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut kenaikan harga tiket pesawat masih wajar. Sebab harga yang dipatok maskapai masih di bawah batas.

"Secara umum, yang mereka (maskapai) lakukan masih di bawah tarif batas atas," kata Budi di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu, 12 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Budi mengaku pihaknya bakal meminta maskapai menaikkan tarif secara berkala. Namun, dia memastikan tahun ini tidak ada kenaikan tarif batas atas.  Di sisi lain, dia menyebut, masyarakat perlu menoleransi kenaikan harga tiket secara berkala. Sebab, industri penerbangan perlu dilindungi.

(Baca juga: YLKI: Bagasi Berbayar Kenaikan Tarif Pesawat Terselubung)

"Industri penerbangan harus dilindungi artinya pada titik tertentu harus membuat harga agar (industrinya) bertahan," lanjut Budi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menaikkan harga batas bawah ongkos pesawat udara sebanyak lima persen untuk mendukung keberlangsungan kinerja industri penerbangan. Ini akibat pelemahan rupiah yang berdampak pada naiknya harga avtur.

"Naikkan bawahnya saja (lima persen), 35 persen dari tadinya 30 persen," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat ditemui di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Agustus 2018.




(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi