Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: MI/Rommy Pujianto
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: MI/Rommy Pujianto

Menko Polhukam Pastikan Pengukuran Tanah di Wadas Tetap Berlanjut

Antara • 09 Februari 2022 22:26
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan kegiatan pengukuran tanah yang dilakukan oleh Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Tengah di Desa Wadas, Purworejo tetap berlanjut. Kepolisian, kata Mahfud, tetap mendampingi petugas dari BPN selama pengukuran tanah berlangsung.
 
“Kegiatan pengukuran tanah oleh petugas dari Kanwil BPN Jawa Tengah akan tetap dilanjutkan dengan pendampingan pengamanan yang terukur melalui pendekatan yang persuasif dan dialogis,” kata Mahfud dilansir Antara, Rabu, 9 Februari 2022.
 
Ia mengatakan pengukuran tanah yang dilakukan oleh BPN tidak melanggar hukum. Kegiatan pengukuran itu merupakan bagian dari tahapan yang perlu ditempuh sebelum batu andesit yang ada di sebagian lahan Desa Wadas ditambang untuk bahan pembangunan Bendungan Bener di Purworejo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Nilai Proyek Tembus Rp2 Triliun, Ini Fakta-fakta Bendungan Bener di Desa Wadas
 
Pembangunan Bendungan Bener, jelas Mahfud, merupakan salah satu proyek strategis nasional yang bertujuan menjadi sumber pengairan 15.000 hektare sawah, sumber air baku, pembangkit listrik, serta alat untuk mengatasi banjir.
 
"Saya ingin tegaskan penolakan sebagian masyarakat itu tidak akan berpengaruh secara hukum, karena tidak ada pelanggaran hukum pada rencana pembangunan atau penambangan batu andesit di Desa Wadas," kata Mahfud.
 
Ia menerangkan kelompok masyarakat yang menolak sebelumnya telah mengajukan gugatan sampai tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA). Namun, majelis hakim menolak gugatan warga itu.
 
"Artinya, program pemerintah itu sudah benar, sehingga kasusnya sudah lama inkracht atau berkekuatan hukum tetap," kata Mahfud.
 
Dia menambahkan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) terkait penambangan batu andesit di Desa Wadas juga sudah dipenuhi oleh pihak pelaksana. Mahfud meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh berbagai informasi dan tayangan yang beredar di media sosial mengenai situasi di Wadas.
 
"Tidak ada masalah di sini yang dilanggar," ujar dia.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif