Presiden Joko Widodo saat wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Kepresidenan Bogor. Dok.Istana Kepresidenan.
Presiden Joko Widodo saat wawancara khusus dengan Medcom.id di Istana Kepresidenan Bogor. Dok.Istana Kepresidenan.

Jokowi Instruksikan Pemda Pertegas Aturan Pencegahan Pemudik

Nasional Virus Korona
Nur Azizah • 30 Maret 2020 12:28
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan pemerintah daerah membuat aturan tegas mencegah pemudik kembali ke kampung halamannya. Mudik berisiko besar dalam penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Demi keselamatan bersama, saya juga minta dilakukan langkah-langkah yang lebih tegas untuk mencegah terjadinya pergerakan orang ke daerah," tegas Jokowi dalam rapat terbatas antisipasi mudik di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 30 Maret 2020.
 
Pada 2019, jumlah pemudik mencapai 19,5 juta orang di seluruh wilayah Indonesia. Angka itu bisa menjadi gambaran penyebaran virus korona dipastikan meningkat pesat bila mudik tetap ada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Adanya mobilitas orang sebesar itu sangat berisiko memperluas penyebaran covid-19. Bahkan laporan yang saya terima dari Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo), Gubernur DIY Sri Sultan HB X), pergerakan arus mudik sudah terjadi lebih awal dari biasanya," kata dia.
 
Baca: Karantina Wilayah Jakarta Dianggap Berisiko
 
Sejumlah pekerja informal memilih kembali ke kampung halamannya usai Jakarta menetapkan darurat korona. Mereka menyebar ke Jawa Barat hingga Jawa Timur.
 
"Imbauan dari tokoh-tokoh dan gubernur agar perantau di Jabodetabek saya minta diteruskan dan digencarkan lagi. Tapi menurut saya imbauan seperti itu belum cukup. Perlu langkah yang lebih tegas untuk menutup rantai penyebaran covid-19 ini," tegas dia.
 
Jokowi Instruksikan Pemda Pertegas Aturan Pencegahan Pemudik
Ilustrasi Medcom.id
 
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku bersepakat dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk melarang mudik. Ganjar juga berniat membuat kesepakatan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
 
"Kemarin saya sudah berkoordinasi dengan Pemda DKI dan Gubernur Jawa Barat. Selanjutnya saya akan koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur. Kita buat kesepakatan bersama untuk melarang warga pulang ke daerah asal," ujar Ganjar melalui akun Instagram-nya @ganjar_pranowo.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif