Tenda-tenda yang disediakan Pemprov DKI berjejer di badan jalan di depan Stasiun Tanah Abang. Foto: Medcom.id/Al Abrar.
Tenda-tenda yang disediakan Pemprov DKI berjejer di badan jalan di depan Stasiun Tanah Abang. Foto: Medcom.id/Al Abrar.

Reaksi Warga Soal Revitalisasi Tanah Abang

LB Ciputri Hutabarat • 23 Desember 2017 13:34
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merilis konsep Tanah Abang Explorer sebagai revitalisasi kawasan Tanah Abang. Secara umum, kawasan Tanah Abang ditutup pada waktu tertentu agar pedagang kaki lima (PKL) bisa bebas berjualan.
 
Sehari berjalan, ada berbagai reaksi masyarakat terkait revitalisasi ini. Salah satunya Eni, 28 warga yang merasa terbantu dengan adanya halte TransJakarta Tanah Abang.
 
"Saya belum terlalu tahu konsepnya bagaimana, tapi yang jelas saya lebih terbantu ada halte Tanah Abang. Kan lebih dekat," kata Eni kepada Medcom.id di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, 23 Desember 2017.

Lily Yuliani, 32 berkomentar berbeda. Ia berendapat bahwa pembiaran PKL malah semakin memadatkan kawasan Tanah Abang. Dia berpendapat, bisa jadi hal serupa terjadi di stasiun lainnya.
 
"Bisa saja iri-irian kan? Nanti PKL di stasiun lain juga minta dibikinkan satu jalan ditutup. Tapi kita lihat saja," terang dia.
 
Baca: Satpol PP Anggap Wajar Tanah Abang Masih Semrawut
 
Amaluddin, 32 mengaku masih akan melihat kebijakan Pemprov DKI yang baru. Namun, dia optimistis Tanah Abang bisa jauh lebih baik. 
 
"Ya kita lihat saja, kalau bagus, ya lanjut terus," tutup dia.
 
Kemarin, Pemprov DKI Jakarta meresmikan penataan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penataan ini untuk menyinergikan pedagang kaki lima dan moda transportasi massal. 
 
Pola penataan kawasan Tanah Abang dilakukan dalam jangka panjang dan jangka pendek. Untuk penataan jangka pendek, Pemprov DKI menutup satu jalur di Jalan Jatibaru menuju Blok G. Jalan itu untuk lokasi berjualan PKL.
 
Penutupan jalan untuk lokasi berdagang dan pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sementara arus lalu lintas untuk kendaraan pribadi dan angkutan umum selain Transjakarta akan dialihkan.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DMR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>