GJI Menduga Reuni 212 Bawa Kepentingan

Fachri Audhia Hafiez 02 Desember 2018 00:45 WIB
aksi 212
GJI Menduga Reuni 212 Bawa Kepentingan
Koordinator Lapangan Gerakan Jaga Indonesia, Tirtayasa. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Jakarta: Gerakan Jaga Indonesia (GJI) menduga ada agenda tersembunyi di balik Reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang digelar Minggu, 2 Desember 2018. Sebab, ada banyak atribut bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dibawa peserta.

"Kegiatan 212 agar tidak ditunggangi oleh orang-orang yang melakukan yang merusak tatanan NKRI," kata Koordinator Lapangan Gerakan Jaga Indonesia, Tirtayasa ditemui Medcom.id di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Desember 2018.

Tirtayasa berharap tindakan provokasi yang dilakukan peserta aksi, misalnya mengibarkan bendera HTI agar segera ditindak tegas. Di sisi lain, Tirtayasa memastikan Gerakan Jaga Indonesia menyuarakan gerakan moral. Gerakan itu lebih mengajak masyarakat menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara.


(Baca: GNPF Ulama Ditantang Bersumpah)

"Tujuan utama menjaga moral bangsa agar tidak ada lagi disintegrasi bangsa supaya tak ada lagi perpecahan," ujar dia.

Tirtayasa membantah akan menandingi Reuni PA 212. Menurutnya massa Gerakan Jaga Indonesia tak akan menggangu acara Reuni PA 212.

"Kami akan tetap di rumah masing-masing melihat segala kemungkinan yang terjadi, kami tidak ingin menandingi 212," ucap dia.

(Baca: Urgensi Reuni 212 Dipertanyakan)



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id