Jakarta: Ramadan dan Idulfitri selalu menjadi momen suci yang paling dinanti oleh masyarakat Indonesia. Tahun ini, antusiasme tersebut tercermin kuat dalam data industri terbaru dari Jakpat 2026 dan Nielsen 2025, yang mencatat bahwa 95% konsumen kini mengandalkan eCommerce untuk persiapan hari raya. Lonjakan belanja rumah tangga pun tercatat meningkat hingga 1,2 kali lipat.
Namun, ada pergeseran menarik pada tren tahun ini, yaitu konsumen tidak lagi sekadar belanja, mereka semakin cerdas dalam memilih produk bernilai tinggi (high value) dan sangat mengutamakan platform yang tepercaya. Di sinilah Lazada mengambil peran lebih, bukan hanya sebagai tempat belanja, tetapi sebagai asisten pribadi yang memberikan inspirasi serta rekomendasi kebutuhan selama bulan suci.
Amelia Tediarjo, selaku Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia, mengungkapkan bahwa pola pencarian konsumen di Lazada mengalami fase yang berbeda-beda, mulai dari masa persiapan hingga menjelang lebaran. Secara keseluruhan, terjadi kenaikan signifikan baik dari segi jumlah pembeli maupun volume pembelian.
"Konsumen Lazada paling banyak melakukan pencarian di bulan puasa dengan kebutuhan yang semakin beragam seiring berjalannya waktu," ujar Amelia.
Fokus utama konsumen ada pada kategori Fashion, Kecantikan, dan Bahan Makanan. Fashion banyak dicari untuk kebutuhan agenda bukber, sementara groceries menjadi kebutuhan krusial untuk stok sahur dan berbuka.
Baca Juga :
Asal Mula Tren Gamis 'Bini Orang' untuk Lebaran dan Ciri Khas Cuttingan-nya!
Untuk mempermudah pelanggan yang kebingungan menyusun menu, Lazada menghadirkan menu bundling sahur, sehingga persiapan makan di waktu fajar menjadi lebih praktis.
Menariknya, grafik penjualan cenderung stabil di awal namun akan melonjak tajam saat memasuki pertengahan Ramadan. Pada fase ini, konsumen mulai beralih memburu barang-barang besar, terutama gadget dan elektronik rumah tangga.
Untuk merespons kebutuhan ini, Lazada telah menyiapkan serangkaian kemudahan finansial, seperti cicilan 0% dengan tenor hingga 12 bulan khusus Ramadan tahun ini dan gratis instalasi khusus untuk produk-produk di LazMall.
Lazada memastikan pengguna merasa dipermudah dengan berbagai fitur dan promo yang menggoda. Kampanye Ramadan Sale sendiri sudah resmi dimulai dari 16 Februari sampai 24 Maret 2026. Sedangkan untuk puncak promo (Mega Sale) dimulai tanggal 2 Maret sampai 4 Maret 2026.
Alih-alih e-Commerce, Lazada kini juga berfokus menjadi asisten pribadi penggunanya, kemudahan cicilan, hingga jaminan instalasi yang panjang, Lazada berkomitmen memastikan setiap pengguna dapat memenuhi kebutuhan Ramadan mereka dengan nyaman, tepercaya, dan bernilai tinggi.
(Fany Wirda Putri)
Jakarta: Ramadan dan Idulfitri selalu menjadi momen suci yang paling dinanti oleh masyarakat Indonesia. Tahun ini, antusiasme tersebut tercermin kuat dalam data industri terbaru dari Jakpat 2026 dan Nielsen 2025, yang mencatat bahwa 95% konsumen kini mengandalkan eCommerce untuk persiapan hari raya. Lonjakan belanja rumah tangga pun tercatat meningkat hingga 1,2 kali lipat.
Namun, ada pergeseran menarik pada tren tahun ini, yaitu konsumen tidak lagi sekadar belanja, mereka semakin cerdas dalam memilih produk bernilai tinggi (high value) dan sangat mengutamakan platform yang tepercaya. Di sinilah Lazada mengambil peran lebih, bukan hanya sebagai tempat belanja, tetapi sebagai asisten pribadi yang memberikan inspirasi serta rekomendasi kebutuhan selama bulan suci.
Amelia Tediarjo, selaku Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia, mengungkapkan bahwa pola pencarian konsumen di Lazada mengalami fase yang berbeda-beda, mulai dari masa persiapan hingga menjelang lebaran. Secara keseluruhan, terjadi kenaikan signifikan baik dari segi jumlah pembeli maupun volume pembelian.
"Konsumen Lazada paling banyak melakukan pencarian di bulan puasa dengan kebutuhan yang semakin beragam seiring berjalannya waktu," ujar Amelia.
Fokus utama konsumen ada pada kategori
Fashion, Kecantikan, dan Bahan Makanan. Fashion banyak dicari untuk kebutuhan agenda bukber, sementara groceries menjadi kebutuhan krusial untuk stok sahur dan berbuka.
Untuk mempermudah pelanggan yang kebingungan menyusun menu, Lazada menghadirkan menu bundling sahur, sehingga persiapan makan di waktu fajar menjadi lebih praktis.
Menariknya, grafik penjualan cenderung stabil di awal namun akan melonjak tajam saat memasuki pertengahan Ramadan. Pada fase ini, konsumen mulai beralih memburu barang-barang besar, terutama gadget dan elektronik rumah tangga.
Untuk merespons kebutuhan ini, Lazada telah menyiapkan serangkaian kemudahan finansial, seperti cicilan 0% dengan tenor hingga 12 bulan khusus Ramadan tahun ini dan gratis instalasi khusus untuk produk-produk di LazMall.
Lazada memastikan pengguna merasa dipermudah dengan berbagai fitur dan promo yang menggoda. Kampanye Ramadan Sale sendiri sudah resmi dimulai dari 16 Februari sampai 24 Maret 2026. Sedangkan untuk puncak promo (Mega Sale) dimulai tanggal 2 Maret sampai 4 Maret 2026.
Alih-alih e-Commerce, Lazada kini juga berfokus menjadi asisten pribadi penggunanya, kemudahan cicilan, hingga jaminan instalasi yang panjang, Lazada berkomitmen memastikan setiap pengguna dapat memenuhi kebutuhan Ramadan mereka dengan nyaman, tepercaya, dan bernilai tinggi.
(
Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)