YOUR FASHION
Asal Mula Tren Gamis 'Bini Orang' untuk Lebaran dan Ciri Khas Cuttingan-nya!
Yuni Yuli Yanti
Selasa 24 Februari 2026 / 10:32
- Memasuki bulan Ramadan, gamis 'Bini Orang' kian populer di pasaran.
- Penyebutan gamis 'Bini Orang' dipelopori oleh para penjual pakaian di Pasar Tanah Abang.
- Gamis 'Bini Orang' dibanderol mulai dari Rp300 ribuan tergantung bahan.
Jakarta: Jika warna burgundy dan katun bolong menjadi baju Lebaran paling populer di tahun lalu. Tren baju Lebaran 2026, disebut lebih unik karena menggunakan istilah-istilah yang tidak biasa.
Seperti, gamis 'Bini Orang' misalnya. Setelah memasuki bulan Ramadan baju muslim ini kian viral di media sosial. Bahkan, di toko-toko online maupun offline penjualan gamis 'Bini Orang' disebut terus mengalami peningkatan.
Namun, tahukah kamu sebenarnya alasan kenapa baju gamis ini dinamakan 'Bini Orang'?
Diketahui, penyebutan gamis 'Bini Orang' dipelopori oleh para penjual pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Melansir dari berbagai sumber, awalnya gamis itu disebut gamis Inaara, seperti nama seorang selebriti tanah air yang belakangan ramai dibicarakan publik.
Namun, karena sang selebriti terjerat kasus dan statusnya berubah menjadi istri orang, jadi nama gamis pun diganti menjadi gamis 'Bini Orang' agar lebih memiliki nilai jual.
Pasalnya, jika gamis tersebut masih dengan nama yang sama, para penjual khawatir konsumen enggan untuk membeli karena citra buruk dibalik pemilik nama tersebut.
Alhasil, nama gamis 'Bini Orang' pun dipilih untuk menyiasati dan sebagai strategi marketing menarik perhatian pembeli.
Gamis ini memiliki karakteristik gamis ini memiliki layer lengkungan yang melebar di bagian bawahnya. Juga, ada aksen susun di bagian lengannya.
Umumnya, gamis ini terbuat dari bahan lace (rajut), brokat, satin, atau katun yang adem lembut dan ringan saat dipakai.
Keunikan lainnya adalah warna-warna gamis 'Bini Orang' yang cenderung lebih lembut dengan beragam varian warna pastel. Seperti pink muda, kuning butter dan biru langit.
Untuk harganya pun cukup bervariasi yakni mulai dari Rp300 ribuan, tergantung bahan dan detail rumit dari gamis tersebut.
Bagiamana Ladies, berminat pakai gamis 'Bini Orang' untuk Lebaran tahun ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Seperti, gamis 'Bini Orang' misalnya. Setelah memasuki bulan Ramadan baju muslim ini kian viral di media sosial. Bahkan, di toko-toko online maupun offline penjualan gamis 'Bini Orang' disebut terus mengalami peningkatan.
Namun, tahukah kamu sebenarnya alasan kenapa baju gamis ini dinamakan 'Bini Orang'?
Diketahui, penyebutan gamis 'Bini Orang' dipelopori oleh para penjual pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Melansir dari berbagai sumber, awalnya gamis itu disebut gamis Inaara, seperti nama seorang selebriti tanah air yang belakangan ramai dibicarakan publik.
Namun, karena sang selebriti terjerat kasus dan statusnya berubah menjadi istri orang, jadi nama gamis pun diganti menjadi gamis 'Bini Orang' agar lebih memiliki nilai jual.
Pasalnya, jika gamis tersebut masih dengan nama yang sama, para penjual khawatir konsumen enggan untuk membeli karena citra buruk dibalik pemilik nama tersebut.
Alhasil, nama gamis 'Bini Orang' pun dipilih untuk menyiasati dan sebagai strategi marketing menarik perhatian pembeli.
Cuttingan khas
Tidak seperti gamis pada umumnya yang hanya memiliki pola gaun panjang polos atau dengan hiasan manik-manik. Gamis 'Bini Orang' lebih memiliki aksen kekinian dan ciri khasnya sendiri.Gamis ini memiliki karakteristik gamis ini memiliki layer lengkungan yang melebar di bagian bawahnya. Juga, ada aksen susun di bagian lengannya.
Umumnya, gamis ini terbuat dari bahan lace (rajut), brokat, satin, atau katun yang adem lembut dan ringan saat dipakai.
Keunikan lainnya adalah warna-warna gamis 'Bini Orang' yang cenderung lebih lembut dengan beragam varian warna pastel. Seperti pink muda, kuning butter dan biru langit.
Untuk harganya pun cukup bervariasi yakni mulai dari Rp300 ribuan, tergantung bahan dan detail rumit dari gamis tersebut.
Bagiamana Ladies, berminat pakai gamis 'Bini Orang' untuk Lebaran tahun ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)