Presiden Joko Widodo melantik Wan Thamrin Hasyim menjabat gubernur Riau dan Rohidin Mersyah sebagai gubernur Bengkulu. Foto: Istimewa.
Presiden Joko Widodo melantik Wan Thamrin Hasyim menjabat gubernur Riau dan Rohidin Mersyah sebagai gubernur Bengkulu. Foto: Istimewa.

Jokowi Lantik Gubernur Riau dan Bengkulu

Nasional pemda
Yogi Bayu Aji • 10 Desember 2018 15:45
Jakarta: Presiden Joko Widodo melantik Wan Thamrin Hasyim menjabat gubernur Riau dan Rohidin Mersyah sebagai gubernur Bengkulu. Pengukuhan berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
 
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 214/p dan Keppres Nomor 215/p. Proses pelantikan diawali dengan kirab kedua gubernur yang dipimpin Presiden Jokowi dan diikuti Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
 
Rombongan berjalan kaki dari Istana Merdeka menuju Istana Negara. Kedua kepala daerah tampak menenteng keppres yang diserahkan Jokowi di Istana Merdeka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Begitu sampai di Istana Negara, keppres dibacakan. Jokowi kemudian memandu Wan Thamrin dan Rohidin mengambil sumpah jabatan di bawah kitab suci.
 
"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhui kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-sebaiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturan dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," kata Wan Thamrin dan Rohidin di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 10 Desember 2018.
 
Baca: Pengunduran Diri Bupati Indramayu Rugikan Rakyat
 
Wan Thamrin pun menjabat sebagai gubernur menggantikan Arsyadjuliandi Rachman yang memilih mundur. Setelah kalah di pilgub Riau, Arsyadjuliandi memutuskan maju menjadi caleg di Pileg 2019.
 
Sementara itu, Rohidin Mersyah sebelumnya adalah pelaksana tugas gubernur Bengkulu. Dia menggantikan Ridwan Mukti yang divonis delapan penjara dan denda Rp400 juta subsider dua bulan penjara atas kasus pemberianfee proyek di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif