Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Bantuan Tenaga Medis dan Ventilator Segera Dikirim ke Jatim

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Nur Azizah • 30 Juni 2020 09:23
Jakarta: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan sepakat membuat terobosan untuk menekan laju pertumbuhan covid-19 (korona) di Jawa Timur. Salah satunya, mengirim tenaga medis dan ventilator.
 
"Kemudian juga tenaga kesehatan, para dokter sudah dihimpun oleh Bapak Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto) untuk yang pertama dikirim, didistribusikan, dikerahkan untuk membantu Jawa Timur," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Pihaknya juga bakal mengirim tenaga medis ke daerah-daerah yang memerlukan bantuan tambahan. Doni memastikan pengiriman tenaga dan alat kesehatan dilakukan dalam waktu dekat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Demikian juga ventilator dan beberapa perlengkapan lainnya yang memang dibutuhkan dalam waktu dekat ini akan segera," kata dia.
 
Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas juga berencana mendistribusikan lebih banyak mesin polymerase chain reaction (PCR). Saat ini, baru ada 222 mesin PCR tersebar di seluruh Indonesia.
 
(Baca: Jatim Bentuk Timgab Surabaya Raya Tekan Covid-19)
 
"Memang belum merata di seluruh kabupaten/kota. Tetapi paling tidak hampir semua provinsi itu telah memiliki kemampuan melakukan pemeriksaan spesimen sehingga tidak perlu lagi ada satu provinsi yang mengirimkan provinsi lainnya," ujar dia.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta para menteri membuat terobosan baru terkait percepatan penanganan covid-19. Mereka tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja.
 
"Saya minta agar kita bekerja tidak linear, saya minta ada sebuah terobosan yang bisa dilihat oleh masyarakat dan itu terobosan itu kita harapkan betul-betul berdampak pada percepatan penanganan ini, tidak datar-datar saja," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 29 Juni 2020.
 
Jokowi mencontohkan penambahan personel dari pusat ke provinsi-provinsi yang kekurangan tenaga medis. Terobosan ini untuk mempercepat penanganan kasus Korona.
 
"Atau mungkin bisa dibantu lebih banyak peralatan dan betul-betul manajemen dua hal tadi, kita kontrol di provinsi. Karena kalau tidak kita lakukan sesuatu dan masih datar seperti ini ini enggak akan ada pergerakan yang signifikan," tegas Jokowi.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif